Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Reaktivasi BPJS Kesehatan Lotim Terus Digenjot

Supardi • Kamis, 30 April 2026 | 09:05 WIB
Siti Aminah
Siti Aminah

 


Lombokpost-Kepesertaan BPJS Kesehatan penerima bantuan iuran (PBI) APBN di Lombok Timur (Lotim) yang dinonaktifkan terus bertambah sejak awal tahun lalu. Berdasarkan data Dinas Sosial Lotim, total peserta yang dinonaktifkan mencapai 212 ribu orang.


“Terakhir total yang dinonaktifkan itu sebanyak 212 ribu peserta, dan untuk proses reaktivasi dilakukan secara bertahap,“ terang Kepala Dinas Sosial Lotim Siti Aminah, Rabu (29/4).


Ia mengatakan, sebanyak 14.500 peserta telah diajukan untuk diaktifkan kembali. Dari jumlah tersebut, 13.381 peserta sudah berhasil diaktifkan. Upaya pengajuan reaktivasi ke Kementerian Sosial terus dilakukan.

Baca Juga: Klinik Pratama Lapas Selong Jalin Kerja Sama Dengan BPJS Kesehatan
Pengajuan reaktivasi dilakukan melalui desa, kemudian puskesmas, baru ke Dinas Sosial. Pihaknya berharap desa lebih aktif mengusulkan warga yang masih nonaktif agar segera diaktifkan kembali.

“Kami sedang berupaya untuk mengusulkan supaya semuanya bisa aktif kembali,“ jelasnya.

Sementara itu, Bupati Lotim Haerul Warisin mengatakan persoalan BPJS nonaktif telah disampaikan kepada Menteri Sosial. Pada 2026, Pemkab Lotim mengalokasikan anggaran Rp 90 miliar untuk membayar iuran BPJS masyarakat, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp 80 miliar.

Baca Juga: 95 Persen Pasien yang Berobat di RSUD Soedjono Selong Menggunakan BPJS Kesehatan
“Jika yang dinonaktifkan itu tidak diambil alih oleh pemerintah pusat, maka kami harus menambah anggaran sebesar Rp 50 miliar,“ katanya. 

Editor : Akbar Sirinawa
#BPJS #dinsos #BPJS Kesehatan 2026 #Lotim #reaktivasi