LombokPost - Muhammadiyah segera meresmikan Gedung RS UMMAT PKU Muhammadiyah Lombok Timur di Kecamatan Sikur, Sabtu (16/5/2026). Kehadiran rumah sakit ini diharapkan memperkuat layanan kesehatan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan pendidikan kedokteran di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Peresmian dijadwalkan dihadiri Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, Ketua PWM NTB Falahuddin, serta Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) Abdul Wahab.
Pembangunan RS UMMAT PKU Muhammadiyah Lombok Timur dimulai sejak 2021. Namun, proyek tersebut sempat mengalami kendala dan terhenti sebelum kembali dilanjutkan pada 2023.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Lotim Serahkan JHT Kepada Kades Purna Tugas
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lombok Timur, Roma Hidayat, sebelumnya menyampaikan bahwa masyarakat Lombok Timur sangat menantikan operasional rumah sakit tersebut.
Menurutnya, kehadiran rumah sakit ini menjadi bagian penting dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Lombok Timur dan sekitarnya.
Rektor UMMAT, Abdul Wahab, menjelaskan bahwa RS UMMAT PKU Muhammadiyah Lombok Timur tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga terintegrasi dengan Fakultas Kedokteran UMMAT.
Baca Juga: Klinik Pratama Lapas Selong Jalin Kerja Sama Dengan BPJS Kesehatan
Dengan konsep tersebut, rumah sakit akan menjadi pusat layanan sekaligus sarana pendidikan dan praktik bagi mahasiswa kedokteran.
“Selain melayani masyarakat, rumah sakit ini juga mendukung pendidikan tenaga medis dan dokter masa depan,” ujarnya.
Abdul Wahab juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan rumah sakit tersebut.
Menurutnya, pembangunan RS UMMAT PKU Muhammadiyah merupakan bentuk komitmen Muhammadiyah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan dapat diakses masyarakat luas.
Kehadiran rumah sakit ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di NTB, khususnya di Lombok Timur yang terus berkembang.
Editor : Rury Anjas Andita