Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sensus Ekonomi Lotim Dimulai dari Bupati 

Supardi • Kamis, 18 Juni 2026 | 11:14 WIB
DATA PEMBANGUNAN: Petugas sensus ekonomi 2026 bersama kepala BPS Lombok Timur (Lotim) saat mendata Bupati di Pendopo Bupati Lotim.
DATA PEMBANGUNAN: Petugas sensus ekonomi 2026 bersama kepala BPS Lombok Timur (Lotim) saat mendata Bupati di Pendopo Bupati Lotim.

LombokPost-Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Lombok Timur (Lotim) mulai dilakukan. Pendataan awal dimulai dari Bupati Lotim Haerul Warisin.

Langkah ini sekaligus memberi contoh kepada masyarakat agar tidak ragu menerima petugas sensus, serta memberikan data yang benar dan lengkap.

“Ini bisa menjadi contoh dan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan sensus ekonomi 2026,” jelas Bupati Lotim Haerul Warisin, Rabu (17/6).

Dalam pelaksanaan sensus ini, ia menekankan pentingnya kejujuran masyarakat dalam memberikan informasi kepada petugas sensus.

Sebab, data yang dihasilkan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan dan prioritas pembangunan ke depan. Terutama agar sesuai kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Rekrutmen 5.210 Mitra Sensus Ekonomi 2026 Berlangsung Secara Terbuka dan Berbasis Sistem

“Harapan saya, masyarakat menyampaikan data dengan jujur dan sesuai kondisi yang sebenarnya,” ujarnya.

Kata dia, pendataan tidak hanya mencakup kegiatan ekonomi. Namun juga memuat informasi terkait keluarga dan sektor pertanian.

Karena itu, masyarakat diharapkan bersabar dan kooperatif saat proses pendataan berlangsung.

“Melalui sensus ini, kami harap akan menghasilkan data yang akurat, mutakhir, dan terpadu sebagai landasan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan di Lotim,” tutupnya.

Baca Juga: Dunia Usaha Didorong Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lotim Sri Endah Damayanti menyampaikan, pendataan terhadap bupati menjadi simbol bahwa tidak ada pihak yang dikecualikan dalam pelaksanaan sensus.

“Karena itu kami berharap masyarakat juga bersedia memberikan data yang benar dan lengkap. Data yang akurat akan sangat membantu pemerintah dalam menyusun program pembangunan yang tepat sasaran,” katanya.

Sri menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terkait kerahasiaan data yang diberikan.

Seluruh petugas sensus telah dibekali aturan dan mekanisme untuk menjaga keamanan serta kerahasiaan data responden.

Baca Juga: Menyongsong Sensus Ekonomi 2026: Memotret Transformasi Ekonomi Nasional

Pendataan dilakukan secara menyeluruh tanpa pengecualian. Mulai dari pelaku usaha mikro, kecil, menengah, hingga usaha besar.

Selain itu, sensus ini juga mengintegrasikan pendataan keluarga, ekonomi, dan pertanian. Sehingga menghasilkan satu basis data yang lebih komprehensif. (par/r7)

Editor : Kimda Farida
#Data #pendataan #Pembangunan #Lotim #Sensus Ekonomi 2026