Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Belajar Meracik Kopi di Loka Coffee

Supardi • Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:44 WIB
TUNJUKKAN PRODUK: Hajmul Azmi Owner Loka Coffee saat menunjukkan salah satu produk yang cukup laris di pasaran.
TUNJUKKAN PRODUK: Hajmul Azmi Owner Loka Coffee saat menunjukkan salah satu produk yang cukup laris di pasaran.

LombokPost-Loka Coffee merupakan salah satu kedai kopi yang cukup terkenal di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun. Menariknya, kedai ini tidak hanya menyediakan kopi siap saji bagi pengunjung. Kedai ini juga memberikan edukasi tentang cara menyajikan kopi yang enak.

Pemilik Loka Coffee Hajrul Azmi menyampaikan, pelanggan tidak hanya datang untuk membeli kopi. Mereka juga bisa langsung belajar dan mengenal varietas kopi, ketinggian tanaman, cita rasa, penyajian kopi, hingga proses pascapanen secara gratis.

“Jadi mereka (pelanggan, Red) bisa belajar langsung, kami akan buka diskusi untuk berbagi pengetahuan tentang membuat kopi,” terang Azmi, Kamis (18/6).

Baca Juga: Arabika Lunaco Sembalun, Kopi Lombok Berkualitas Tinggi

Azmi mengatakan, Loka Coffee menerapkan standar ketat dalam penyajian kopi. Seperti penggunaan timbangan digital dalam setiap pembuatan kopi dan memperhatikan rasio penyeduhan. Hal ini dilakukan sebagai upaya memperkenalkan kopi khas Sembalun. Khususnya di Desa Sajang.

Menurutnya, kopi tidak cukup hanya menjadi transaksi atau diminum. Ada cerita di baliknya. Loka Coffee dikonsep lebih eksklusif dengan kunjungan harian yang sengaja dibatasi demi menjaga kualitas interaksi. Produk Loka Coffee juga terus melesat.

“Produk bubuk dan biji kopi sangrai kami sudah masuk di berbagai pusat oleh-oleh di Lombok,” jelasnya.

Baca Juga: Kopi Arabika Sembalun Naik Kelas

Selain memberikan edukasi gratis bagi warga dan pembeli, Azmi juga memberikan pendampingan kepada kelompok tani kopi di Sajang. Para petani didampingi mulai dari perawatan hingga proses panen biji kopi.

“Saat ini sudah ada training center yang kami buat, setiap pengunjung yang ingin melihat dan belajar langsung di kebun sudah kami siapkan bersama petani,” imbuhnya.

Bahkan, kebun kopi binaannya rutin dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara. Pelajar dari Malaysia hingga saat ini juga rutin melakukan kunjungan.

Baca Juga: Kopi Arabika Sembalun Dijaga Ketat, Kemenkum NTB Turun Langsung Awasi Reputasi Produk IG

Azmi mengatakan, dengan edukasi yang tepat, komoditas lokal tidak hanya mampu bersaing di pasar modern. Komoditas lokal juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Karena itu, ia berharap petani kopi memperbaiki lahan dan proses pascapanen. (par/r7)

 

Editor : Redaksi Lombok Post
#kopi sembalun #Kopi Arabica #kopi #petani kopi #Lotim