LombokPost-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi VII Bambang Harjo S mendorong pelayanan di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur (Lotim), terus ditingkatkan. Hal itu penting untuk keamanan dan kenyamanan penumpang.
"Di Pelabuhan Kayangan ini perlu adanya peningkatan pelayanan untuk keamanan dan kenyamanan penumpang. Perusahaan pelayaran juga kami harap bisa memberikan pelayanan yang terbaik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun kapasitas angkut," terang Bambang kepada media dalam kunjungannya ke Pelabuhan Kayangan, Sabtu (27/6).
Bambang menyebut, jumlah kapal di dermaga Pelabuhan Kayangan saat ini sebanyak 28 kapal. Namun, kapal yang bisa beroperasi hanya delapan unit. Sementara 20 kapal lainnya tidak dioperasikan.
Baca Juga: Arus Balik di Pelabuhan Kayangan Lancar
Ia meminta ASDP selaku penanggung jawab pengelolaan pelabuhan menambah dermaga di Pelabuhan Kayangan. Dengan begitu, kapal lain dapat beroperasi sehingga pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal.
"Informasi dari Pak Kadis Perhubungan NTB, ternyata Pak Gubernur sudah menyiapkan anggaran untuk pembangunan dermaga yang ke-3. Sehingga perjalanan masyarakat nanti akan lebih lancar," ungkapnya.
Selain itu, dalam kunjungan itu, ia juga menyoroti gerai penjualan tiket di sepanjang jalan menuju Pelabuhan Kayangan. Ia meminta penjualan tiket dilakukan secara nontunai atau online melalui aplikasi Ferizy. Tujuannya mempermudah masyarakat dan membuat harga lebih murah.
Baca Juga: Polairud Polda NTB Intensifkan Patroli di Pelabuhan Gili Mas dan Kayangan
Menurutnya, penjualan tiket di gerai memiliki selisih sekitar Rp 5 ribu hingga Rp 7 ribu per tiket. Kondisi itu dinilai cukup memberatkan masyarakat. Pembelian secara nontunai ditekankan harus dipermudah, cukup menggunakan HP.
"Jasa kepelabuhan itu sudah dibayarkan masyarakat melalui tiket itu, dan harganya sudah masuk untuk pelayanan penjualan tiket plus penyobekan tiket. Tapi kalau melalui gerai ini biayanya akan bertambah, kasihan masyarakat," katanya.
Kata dia, jika penjualan tiket harus menggunakan gerai, maka harus dilakukan di gerai besar, seperti koperasi, asosiasi, atau bentuk lain. Sehingga tidak seperti saat ini yang dijual di gerai kecil maupun pedagang kecil.
Baca Juga: Polairud Polda NTB Intensifkan Patroli di Pelabuhan Gili Mas dan Kayangan
"Saya sebagai wakil rakyat meminta agar penjualan tiket dikembalikan lagi ke ASDP. Tetapi kalau memang cukup membantu dalam penjualan, monggo silakan. Tetapi harus dibuatkan dalam bentuk koperasi," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan NTB Ervan Anwar menyampaikan, dalam kunjungan kerja itu, DPR RI menekankan agar ASDP dan pihak terkait lainnya yang menyediakan jasa penyeberangan meningkatkan keamanan dan kenyamanan transportasi laut.
"Beliau (Bambang, Red) menekankan supaya pelayanan kepada masyarakat agar terus ditingkatkan. Karena selama ini beliau melihat tidak ada perkembangan," katanya.
Untuk itu, dia berharap DPR RI dapat membantu pemerintah daerah maupun pengusaha di NTB, terutama bidang jasa transportasi laut, untuk melakukan pengembangan di Pelabuhan Kayangan. Sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik.
Editor : Kimda Farida