Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Satu Tahun Kinerja Bupati Lombok Timur Haerul Warisin, Kepuasan Publik Capai 74,2 Persen

Akbar Sirinawa • Rabu, 8 Juli 2026 | 12:53 WIB
Hasil survei Presisi di Lombok Timur.
Hasil survei Presisi di Lombok Timur.

 

 

LombokPost-Lembaga Prediksi Survei dan Statistik Indonesia (PRESiSI) merilis hasil Survei Kepuasan Publik terhadap satu tahun kinerja Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin.

Hasil survei menunjukkan 74,2 persen masyarakat Lombok Timur puas terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Lombok Timur selama satu tahun masa kepemimpinan Bupati H. Haerul Warisin.

Survei dilakukan pada Februari–April 2026 terhadap 440 responden. Responden tersebar proporsional di 21 kecamatan di Kabupaten Lombok Timur.

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka. Metode yang digunakan multistage random sampling, dengan significance level atau margin of error ±4,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Direktur Eksekutif PRESiSI Indonesia Darwan Samurdja menjelaskan, tingkat kepuasan 74,2 persen menunjukkan mayoritas masyarakat menilai ada kemajuan nyata dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun terakhir.

"Angka 74,2 persen masuk dalam kategori puas. Artinya, mayoritas warga menilai terdapat progres nyata dalam satu tahun kepemimpinan Bupati H. Haerul Warisin. Hasil ini menjadi indikator bahwa berbagai program pembangunan dan pelayanan publik mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Darwan Samurdja.

Lima Sektor dengan Tingkat Kepuasan Tertinggi

Hasil survei menunjukkan lima sektor memperoleh penilaian terbaik dari masyarakat. Sektor ini menjadi faktor utama tingginya tingkat kepuasan publik.

Pelayanan administrasi kependudukan memperoleh tingkat kepuasan tertinggi, yakni 79,1 persen. Layanan itu mencakup pembuatan KTP elektronik, kartu keluarga, dan akta catatan sipil. Masyarakat menilai pelayanan semakin cepat, mudah, dan responsif.

Pelayanan kesehatan berada di posisi berikutnya dengan tingkat kepuasan 78,6 persen. Pelayanan puskesmas dan RSUD dinilai semakin baik. Program cek kesehatan gratis juga dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sektor pendidikan memperoleh tingkat kepuasan 67,3 persen. Masyarakat mengapresiasi pemerataan bantuan operasional sekolah (BOS), renovasi sekolah, serta perhatian pemerintah daerah terhadap sektor pendidikan.

Pemberdayaan perempuan memperoleh tingkat kepuasan 65,7 persen. Program perlindungan ibu hamil, ibu melahirkan, bayi, serta berbagai upaya pemberdayaan perempuan dinilai berjalan sesuai harapan masyarakat.

Sektor pertanian memperoleh tingkat kepuasan 50,9 persen. Distribusi pupuk bersubsidi dan kegiatan penyuluhan pertanian dinilai cukup baik. Namun, sektor ini masih memerlukan peningkatan.

Grafik survei.
Grafik survei.

 Catatan Evaluasi dari Masyarakat

Selain mencatat tingginya tingkat kepuasan publik, survei PRESiSI menemukan sejumlah sektor masih memperoleh tingkat kepuasan di bawah 50 persen. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk melakukan pembenahan.

Sektor itu meliputi ketenagakerjaan, terutama penyediaan informasi dan akses lowongan kerja. Kemudian kelautan dan perikanan, khususnya bantuan bagi nelayan dan pengembangan budi daya.

Sektor koperasi dan UMKM juga menjadi catatan, terutama pembinaan bagi pelaku usaha kecil. Sektor pariwisata perlu mendapat perhatian, khususnya promosi destinasi dan penyediaan fasilitas wisata.

Sektor sosial juga menjadi catatan, terutama ketepatan sasaran bantuan sosial dan Program Keluarga Harapan (PKH). Sementara sektor lingkungan hidup menjadi perhatian, khususnya persoalan pengelolaan sampah di kawasan perkotaan.

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin.
Bupati Lombok Timur Haerul Warisin.

Evaluasi terhadap Kinerja BUMD

Survei juga menunjukkan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) masih dinilai belum memberikan kontribusi optimal. Rata-rata tingkat kepuasan masyarakat terhadap BUMD masih berada di bawah 50 persen.

Secara khusus, PDAM sebagai salah satu BUMD yang memiliki potensi besar dinilai perlu meningkatkan pelayanan dan memperluas cakupan pelanggan.

Hasil survei menunjukkan 53,9 persen masyarakat Lombok Timur belum menjadi pelanggan PDAM. Kondisi ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi PDAM untuk meningkatkan pelayanan, memperluas akses air bersih, serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Temuan Mengenai Program Makan Bergizi Gratis

PRESiSI juga mengukur persepsi masyarakat terhadap Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebanyak 61,8 persen masyarakat menyatakan program MBG membantu meringankan beban ekonomi keluarga.

Namun, masyarakat juga menyampaikan sejumlah kekhawatiran. Sebanyak 37 persen responden khawatir terhadap kualitas makanan yang disajikan.

Sebanyak 35,9 persen responden khawatir terjadi korupsi atau pemotongan anggaran dalam pengadaan makanan.

Temuan ini menunjukkan masyarakat mendukung keberlanjutan program MBG. Namun, masyarakat tetap mengharapkan pengawasan ketat agar pelaksanaannya tepat sasaran dan berkualitas.

Penyaluran Bantuan BAZNAS

Survei juga menemukan penyaluran bantuan modal usaha, program bedah rumah, serta santunan melalui BAZNAS Lombok Timur masih dinilai sebagian masyarakat belum sepenuhnya tepat sasaran.

Karena itu, validitas data penerima manfaat perlu ditingkatkan agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang paling membutuhkan.

Menutup pemaparannya, Direktur Eksekutif PRESiSI Indonesia Darwan Samurdja menegaskan, hasil survei ini menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan konstruktif bagi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.

"Seluruh temuan kami, baik yang menunjukkan tingkat kepuasan tinggi maupun sektor yang masih perlu dibenahi, diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah, khususnya Bupati Lombok Timur, dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Di sisi lain, OPD yang telah menunjukkan kinerja baik patut diberikan apresiasi agar terus meningkatkan prestasinya," tutup Darwan Samurdja.

Survei dilakukan kepada warga usia 17 tahun ke atas. Responden dipilih proporsional per kecamatan dan dipilih secara acak bertingkat atau multistage random sampling.

PRESiSI atau Prediksi Survei dan Statistik Indonesia merupakan lembaga riset independen yang berdiri sejak 2016. Lembaga ini berfokus pada penelitian, survei opini publik, kajian sosial, politik, kebijakan publik, serta evaluasi kinerja pemerintahan melalui metodologi ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.

Editor : Akbar Sirinawa
#Survei PRESiSI #Kepuasan Publik #bupati lombok timur #haerul warisin #Lombok Timur