LombokPost-BPJS Ketenagakerjaan Lombok Timur (Lotim) kembali menyerahkan klaim manfaat program kepada ahli waris dengan total Rp 909 Juta pada momentum pembukaan Festival Gawe Beleq di Lapangan Umum Sakra Barat.
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lotim Muhammad Yohan Firmansyah, menyampaikan melalui penyerahan kalim manfaat program ini dapat mengedukasi masyarakat mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan serta memastikan pemahaman yang komprehensif tentang perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Kami mengapresiasi kehadiran pemerintah daerah dan kepala daerah dalam perlindungan pekerja. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi agar masyarakat paham betul manfaat program dan memastikan diri mereka telah terdaftar dalam salah satu segmen kepesertaan," ujar Yohan.
Baca Juga: Marbot hingga Ketua RT di Lotim Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
Yohan menjelaskan, masyarakat diharapkan dapat memastikan diri mereka telah terdaftar dalam salah satu segmen kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, yakni Penerima Upah (PU), Bukan Penerima Upah/Mandiri (BPU), Pekerja Konstruksi (Jakon), maupun Pekerja Migran Indonesia (PMI).
"Melalui penyerahan klaim manfaat program ini, kami berharap masyarakat termotivasi untuk menjadi peserta, terutama para pekerja," jelasnya.
Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan Lotim, jumlah kejadian pembayaran klaim untuk warga ber-KTP Lotim hingga Juli 2026 mencapai 2.520 kasus dengan total nominal yang dibayarkan sebesar Rp26,5 miliar.
Baca Juga: Dorong Perlindungan Pekerja Informal, Muazzim Akbar Perjuangkan Subsidi Iuran BPJS Ketenagakerjaan
Angka ini terus meningkat seiring dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Jumlah pembayaran klaim ini adalah yang dibayar di Cabang Lotim saja, di luar hutang jaminan dan peserta yang klaim di luar Lotim. Tidak menutup kemungkinan warga ber-KTP Lotim juga mengajukan klaim di cabang lainnya," tambah Yohan.
Sementara itu, jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan Elektronik Kartu Tanda Penduduk (EKTP) Lotim hingga Juli 2026 tercatat sebanyak 190.403 pekerja.Capaian ini membuktikan dana yang dikelola negara sangat aman dan manfaatnya nyata dirasakan oleh masyarakat.
Pembukaan Festival Gawe Beleq ini diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sekaligus mendorong kepesertaan aktif bagi seluruh pekerja di Lotim.(par)
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post