Bupati Lotim Harap Direktur Selaparang Finansial Tekan Kredit Macet

Supardi • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:08 WIB
RUPSL: Bupati Lombok Timur Haerul Warisin saat mengikuti kegiatan rapat umum pemegang saham luar biasa, PT Selaparang Finansial.
RUPSL: Bupati Lombok Timur Haerul Warisin saat mengikuti kegiatan rapat umum pemegang saham luar biasa, PT Selaparang Finansial.

LombokPost - Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin meminta Plt Direktur PT Selaparang Finansial yang baru dapat menekan jumlah kredit macet, dan menjadikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut, menjadi lebih sehat.

"Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet saat ini masih cukup tinggi. Untuk itu kami berharap Plt dapat berupaya optimal untuk menurunkannya dan menjadikan BUMD ini lebih baik lagi," harap Bupati Lotim saat menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). 

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan tidak boleh ada kekosongan kepemimpinan dalam PT Selaparang Finansial. Sehingga agenda RUPSLB tersebut ialah melakukan pergantian jabatan direktur utama dan salah satu direktur lainnya, serta mengumumkan pengganti (Plt)

 Baca Juga: 2019 PT Selaparang Finansial, Setor Dividen Rp 5,5 Miliar

Dia berharap direktur utama dan direktur yang purna tugas dapat memberikan arahan dan nasihat kepada penggantinya, untuk membawa BUMD menjadi lebih baik.

“Jadi upaya kita hari ini , terutama Direktur yang akan menjadi plt, kita berharap agar tugas-tugas rutin menjadi perhatian khusus, menjadi pekerjaan yang lebih efektif, lebih  disiplin," ujarnya.

Selain itu, dia juga menekankan supaya petugas yang lain juga mendukung. Sehingga Selaparang Finansial dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa lebih sehat. Termasuk dukungan dari pihak terkait, menurutnya juga sangat dibutuhkan agar PT Selaparang Finansial lebih sehat.

Baca Juga: Pemda KSB Habiskan Rp 47,4 Miliar untuk Penyertaan Modal Empat BUMD 

Pemerintah daerah dan pemegang saham utama, juga mengucapkan apresiasi  serta rasa hormat pada direktur utama dan direktur keuangan yang purna tugas atas upayanya selama ini dalam memajukan PT Selaparang Finansial. Keduanya dinilai mampu membawa BUMD tersebut memberikan deviden kepada pemerintah daerah.

“Terima kasih. Mudah-mudahan selepas dari jabatan di Selaparang Finansial  ini, bisa lebih tenang, mendapatkan situasi yang bagus dalam membina kehidupan lebih baik dengan keluarga,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Selaparang Finansial purna tugas Iva Nuril Solihani mengisahkan pengalaman selama 25 tahun mengabdi di PT Selaparang Finansial. Ia mengaku banyak hal telah dilalui.

Baca Juga: Dewan Komisi II Dorong Himbara dan BUMD Bantu Pulihkan Sade

“Tentu tidak mudah mengemban amanah jabatan. Akan tetapi ini saatnya kami berpamitan kepada Bupati dan semua jajaran yang telah membantu kami dalam memaksimalkan pekerjaan kami di PT Selaparang Finansial. Untuk itu kami berharap selanjutnya PT Selaparang Finansial ini menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya.

Kepada direktur selanjutnya ia berharap melanjutkan estafet kepemimpinan menjadi lebih baik. Dividen dan hutang pajak saat ini disebut telah dilunasi. Selanjutnya diharapkan fokus pada penyelesaian permasalahan yang ada yakni penurunan NPL.

"PT Selaparang Finansial menyetorkan deviden untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lotim sebesar Rp 2,3 miliar," katanya. (par) 

Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post
Dividen BUMD kredit macet Lotim PT Selaparang Finansial