LombokPost-Pemkab Lombok Timur siap membantu desa yang belum memiliki lahan untuk pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tahap II. Berbagai opsi akan dicarikan, mulai dari pemanfaatan lahan milik pemerintah hingga mekanisme tukar guling sesuai aturan.
“Tadi beberapa kepala desa sudah menyampaikan aspirasinya. Ada juga yang kita suruh menulis surat terkait kendala mereka, sehingga nanti bisa kita mengambil langkah untuk menyelesaikan masalah mereka, terutama masalah lahan ini,” terang Bupati Lotim Haerul Warisin seusai rapat koordinasi penyiapan lahan KDKMP di Lotim, Senin (7/9).
Selain tidak memiliki lahan sama sekali, banyak kepala desa yang belum membangun karena takut melakukan tukar guling dengan lahan milik desa lain. Melalui pertemuan ini, diharapkan desa mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme tukar guling sehingga tidak takut melakukannya demi percepatan pembangunan KDKMP.
Baca Juga: KDKMP di Lombok Timur Mulai Dilengkapi Truk dan Rak Dagang
Terpenting, kata dia, proses tukar guling harus dilakukan sesuai aturan dan melibatkan appraisal, bukan dilakukan kedua belah pihak saja. “Tidak boleh antara pihak satu dengan pihak lain yang menentukan, tetapi harus ditentukan oleh appraisal,” jelasnya.
Pada tahap pertama, sebanyak 127 KDKMP telah dibangun. Pada tahap kedua ini, sebanyak 127 unit akan diupayakan pembangunannya dan dicarikan solusi bagi desa yang tidak memiliki lahan sama sekali.
“Ada 51 desa sudah saya tandatangani untuk penggunaan lahan milik Pemkab untuk digunakan sebagai KDKMP. Yang belum ini nanti kita carikan solusi setelah kita terima surat dari masing-masing desa,” pungkasnya.
Baca Juga: KDKMP dan Jalan Baru Ekonomi Desa NTB
Sementara itu, Dandim 1615/Lotim Letkol Inf. Hadiyansyah menyampaikan, sebanyak 127 KDKMP tahap satu telah dibangun. Sebanyak 26 KDKMP progresnya sudah 100 persen, bahkan sudah menerima sejumlah fasilitas, seperti truk, rak, hingga kipas angin.
“Sisanya tahap satu yang belum 100 persen saat ini terus berjalan, progresnya ada yang sudah 80-90 persen,” katanya.
Kata dia, desa-desa yang hadir pada pertemuan ini adalah desa yang akan masuk dalam pembangunan KDKMP tahap II. Pertemuan ini untuk menyerap aspirasi dan kendala di masing-masing desa serta mencari jalan keluar, terutama terkait persoalan lahan.
Baca Juga: 127 KDKMP Lotim Ditargetkan Beroperasi Agustus
“Kami akan berkoordinasi secara terus-menerus dengan Pak Bupati, untuk mencari solusi desa yang belum punya lahan ini,” katanya.
Proses pembangunan KDKMP tahap II saat ini sudah berjalan. Survei akan dilakukan di beberapa desa yang sudah memiliki lahan. Dia menargetkan pada akhir tahun ini, 254 desa/kelurahan di Lotim sudah memiliki KDKMP.
“Kami maksimalkan di akhir tahun seluruhnya yang 254 desa/kelurahan di Lotim seluruhnya selesai,” pungkasnya. (par/r7)
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post