LombokPost-Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur (Lotim) mengakui peralatan di pelayanan posyandu masih menjadi perhatian. Salah satunya adalah alat Anthropometer dan beberapa sarana lainnya yang dinilai belum memadai.
“Peralatan kita memang masih belum memadai, terutama Anthropometer atau alat untuk mengukur pertumbuhan dan perkembangan anak,” terang Kepala Dinas Kesehatan Lotim Lalu Aries Fahrozi, Jumat (11/9).
Disebutkan, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan di posyandu dengan memenuhi dan melakukan standardisasi peralatan. Salah satunya dengan membangun kerja sama dengan kepala desa untuk bersama-sama memperbarui peralatan yang dibutuhkan di masing-masing posyandu.
Baca Juga: Usut Dugaan Aborsi RS MM, Dikes Mataram Bidik Sanksi Berat
Kata dia, alat Anthropometer sangat dibutuhkan dan penting dalam pelayanan posyandu. Peralatan itu disebut harus tersedia dengan standar yang baik agar hasil pengukuran terhadap balita maupun anak lebih akurat.
“Memang kami akui bahwa kualitas masih belum memadai. Kondisi ini sangat memengaruhi hasil pengukuran terhadap anak,” katanya.
Di tengah keterbatasan alat, keterampilan dan kemampuan para kader dalam menggunakan peralatan sangat penting untuk mendapatkan data yang akurat, meskipun menggunakan alat seadanya.
Baca Juga: Kader Posyandu di Lombok Timur Bakal Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
Untuk itu, pihaknya terus memberikan pelatihan kepada para kader posyandu untuk meningkatkan kemampuan dalam menggunakan peralatan dengan benar dan lebih akurat.
“Kalau alatnya bagus, tetapi orangnya tidak pandai atau tidak terampil, itu juga akan memengaruhi hasil. Sehingga kami tetap melatih kader-kader kita bagaimana menggunakan alat yang baik dan benar untuk menghasilkan data yang lebih akurat,” ujarnya.
Saat ini, pihaknya juga tengah mengupayakan dukungan peralatan dari Kementerian Kesehatan kembali seperti yang dilakukan pada 2023.
Baca Juga: Gubernur Miq Iqbal Perkuat Posyandu, Tingkatkan Kompetensi Kader dan Kelengkapan Peralatan
Sebelumnya, Kader Posyandu Pelangi Rinjani, Lingkungan Bagik Longgek, Kelurahan Rakam, Kecamatan Selong, Rina Hastuti mengeluhkan keterbatasan peralatan di posyandu yang belum memadai. Dia meminta Pemkab Lotim melakukan pembenahan terhadap sarana dan prasarana untuk mendukung kelancaran kegiatan posyandu.
“Kami berharap fasilitas alat-alat di posyandu bisa dibenahi demi kelancaran kegiatan posyandu,” tutupnya. (par/r7)
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post