LombokPost-Pada musim panas ini, wisatawan tidak hanya berwisata ke air terjun atau wisata alam lainnya. Namun, para wisatawan juga banyak memanfaatkannya untuk berburu buah stroberi segar di agrowisata petik stroberi Sembalun.
“Pada musim panas ini bertepatan juga dengan puncak musim panen. Sehingga ini juga mengakibatkan kunjungan wisatawan cukup padat,” terang salah seorang pengelola Monjet Stroberi Fahmi Ahmad Hayaza, Kamis (17/9).
Kata dia, pada akhir pekan sejak bulan Agustus lalu, kunjungan wisatawan ke Monjet Stroberi cukup padat hingga tembus di angka 5 ribu. Wisatawan banyak memanfaatkan kondisi cuaca panas saat ini untuk menikmati stroberi langsung dari kebun.
Tingginya kunjungan ke agrowisata ini juga kerap mengakibatkan jalan menuju agrowisata petik stroberi macet. Terlebih, jalur itu juga merupakan jalan usaha tani yang ramai dilalui kendaraan pengangkut hasil pertanian warga.
“Setiap akhir pekan itu kami menyiapkan petugas untuk mengatur arus kendaraan, agar tidak macet, karena wisatawan ingin membawa kendaraan ke kebun,” katanya.
Namun, cuaca panas ini berdampak terhadap kualitas stroberi. Buah stroberi sedikit lebih kecil dibandingkan pada musim dingin dan akan lebih cepat matang.
Baca Juga: Libur Sekolah, Monjet Stroberi Diserbu Seribu Pengunjung
Kendati demikian, rasa buahnya justru cenderung lebih manis. Hal itu disebut menjadi daya tarik bagi pengunjung. Meski banyak juga pengunjung yang hanya memilih buah dengan ukuran lebih besar.
“Buahnya lebih manis, meskipun secara ukuran lebih kecil,” katanya.
Mengantisipasi penumpukan kunjungan, pengelola juga menyebar wisatawan ke sejumlah titik kebun stroberi di bawah naungan Monjet yang memiliki buah cukup dan siap untuk dipetik. (par/r7)
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post