Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Libur Sekolah, Monjet Stroberi Diserbu Seribu Pengunjung

S
Penulis: Supardi❯
PETIK STROBERI: Sejumlah pengunjung memetik stroberi di salah satu lahan binaan Monjet Stroberi belum lama ini.  (Monjet Stroberi/Lombokpost)
PETIK STROBERI: Sejumlah pengunjung memetik stroberi di salah satu lahan binaan Monjet Stroberi belum lama ini. (Monjet Stroberi/Lombokpost)

Advertisement

LombokPost-Kunjungan wisatawan ke agrowisata Monjet Stroberi Sembalun melonjak selama libur sekolah.

 Jumlah pengunjung rata-rata mencapai 800 orang per hari, bahkan menembus seribu orang.

“Kemarin pada saat libur sekolah kunjungan ke Monjet Stroberi sangat padat, bahkan sampai macet di jalan menuju agrowisata Monjet Stroberi. Kalau Sabtu dan Minggu bisa tembus sampai seribu pengunjung,” terang salah seorang pengelola Monjet Stroberi, Mantara, Rabu (15/7).

Lonjakan kunjungan membuat petani dan pengelola kewalahan melayani tamu. Namun, jumlah pengunjung mulai normal setelah anak-anak kembali masuk sekolah.

Buah stroberi milik petani juga semakin banyak. Saat libur sekolah, ketersediaan buah justru berkurang. Akibatnya, pengunjung yang datang siang hari tidak mendapat banyak stroberi.

Advertisement

“Karena sejak pukul 6 pagi sudah banyak pengunjung yang mengantre di basecamp, terutama tamu-tamu yang menginap. Kalau sekarang, kalaupun datang siang, pasti dapat banyak buah,” imbuhnya.

Pertengahan Juli hingga Oktober menjadi puncak musim stroberi. Kondisi itu turut memengaruhi harga. Seiring berakhirnya libur sekolah, harga stroberi turun dari Rp 100 ribu menjadi Rp 75 ribu per kilogram.

Monjet Stroberi kini menaungi 125 petani dengan 254 petak sawah. Jumlah petani yang bergabung terus meningkat setiap tahun. Ramainya kunjungan wisatawan turut berdampak pada kesejahteraan petani.

“Dulu awal-awal Monjet Stroberi dibentuk pada tahun 2024, petani yang bergabung hanya empat orang. Pada tahun 2025 naik menjadi 52 petani dan sekarang menjadi 125 petani,” katanya.

Mantara mengatakan, pengelola kini mengubah sedikit aturan bagi pengunjung. Pengunjung tidak boleh memakan stroberi yang sudah dimasukkan ke keranjang. Namun, mereka tetap boleh makan sepuasnya dengan syarat buah langsung dimakan setelah dipetik.

Advertisement
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Libur Sekolah dan Sport Tourism Dongkrak Pergerakan Trafik Penumpang dan Penerbangan di BIZAM

Libur Sekolah dan Sport Tourism Dongkrak Pergerakan Trafik Penumpang dan Penerbangan di BIZAM

Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) mencatat peningkatan trafik penumpang dan pergerakan pesawat selama periode libur sekol

Libur Sekolah, Pedagang di Pemandian Aik Nyet Panen Berkah

Libur Sekolah, Pedagang di Pemandian Aik Nyet Panen Berkah

Peningkatan volume kunjungan wisatawan yang signifikan selama musim liburan ini berimbas langsung pada pendapatan para pedagang di Aik Nyet.

Suhu Sembalun Anjlok ke 16 Derajat, Cek Cuaca Destinasi Wisata Lombok Hari Ini

Suhu Sembalun Anjlok ke 16 Derajat, Cek Cuaca Destinasi Wisata Lombok Hari Ini

Info cuaca destinasi wisata Lombok hari ini. Suhu Sembalun capai 16°C, Senggigi dan Mandalika cerah berawan. Simak laporan lengkap BMKG NTB.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer