Ribuan UMKM Jerowaru Terkendala Pemasaran

Supardi • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 09:41 WIB
UMKM: Puluhan UMKM di Lombok Timur berjejer saat acara festival Muharram di GOR Lalu Muhaimin Selong belum lama ini.
UMKM: Puluhan UMKM di Lombok Timur berjejer saat acara festival Muharram di GOR Lalu Muhaimin Selong belum lama ini.

LombokPost-Sebanyak 1.660 pelaku UMKM di Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, masih menghadapi kendala pemasaran produk.

Pemerintah kecamatan berharap Pemkab Lotim menyediakan gerai khusus untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan penjualan produk UMKM lokal.

"Di Jerowaru jumlah UMKM kita sebanyak 1.660. Namun, para pelaku UMKM kita saat ini masih menghadapi kendala pemasaran," terang Camat Jerowaru Sirah, Kamis (15/10).

UMKM di Jerowaru sebagian besar bergerak di bidang makanan, terutama produk olahan hasil laut, seperti rumput laut, kerupuk cangkang kepiting, udang, hingga garam.

Baca Juga: MotoGP Mandalika 2026: SDM Lokal Mendunia, Gerakkan UMKM dan Pariwisata NTB

Beberapa produk UMKM Jerowaru juga sudah memiliki pembeli tetap.

Namun, saat ini para pelaku belum bisa berproduksi dalam jumlah banyak sehingga membutuhkan tempat khusus untuk memperluas pemasaran agar penjualan produk UMKM semakin berkembang.

"Kecamatan Jerowaru belum memiliki gerai khusus yang bisa menghimpun produk UMKM dalam satu tempat dan dalam jumlah banyak. Para pelaku UMKM selama ini menjual produk mereka secara mandiri," jelasnya.

Untuk itu, keberadaan gerai khusus ini diharapkan menjadi sarana untuk menampung dan menjadi pusat untuk memperkenalkan produk lokal Jerowaru.

Terlebih, Jerowaru merupakan daerah pariwisata dan memiliki hasil laut yang melimpah.

Baca Juga: MotoGP Mandalika 2026 Buka Jalan UMKM Binaan BI NTB Tembus Pasar Mancanegara

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lotim Baiq Farida Apriani menyampaikan, untuk pemasaran dan pengembangan produk UMKM, sejauh ini beberapa kecamatan membuat berbagai kegiatan seperti Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN).

Untuk bagian selatan, khususnya di Kecamatan Jerowaru, disebut juga sangat memungkinkan untuk membuat event yang sama dalam rangka pemasaran produk UMKM.

Selain itu, pemerintah kecamatan juga bisa memanfaatkan kompleks Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Ekas Buana, sebagai sentra pemasaran produk UMKM di Jerowaru.

Baca Juga: Pertamina Dukung 139 UMKM NTB di Lombok Sumbawa Festival

"Hanya saja perlu kerja sama dengan pihak desa maupun pihak penyelenggara yang ada di sana untuk bisa dimanfaatkannya. Kalau membuat tempat khusus, kayaknya agak sulit, sehingga kita lebih mendorong supaya membuat sebuah event," jelasnya. (par/r7)

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
UMKM produk usaha Lotim Jerowaru