Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tenun Muna Pa’a Dompu Bikin Heboh di IFW 2025, Siap Jadi Blazer hingga Baju Pesta!

Alfian Yusni • Kamis, 12 Juni 2025 | 19:55 WIB
Ketua Dekranasda NTB menekankan bahwa tenun Muna Pa’a Dompu bukan hanya soal estetika, tetapi juga warisan budaya yang harus dijaga dan diwariskan. (Foto: biro adpim ntb)
Ketua Dekranasda NTB menekankan bahwa tenun Muna Pa’a Dompu bukan hanya soal estetika, tetapi juga warisan budaya yang harus dijaga dan diwariskan. (Foto: biro adpim ntb)

LombokPost - Kain tenun Muna Pa’a khas Dompu bikin kejutan di panggung Indonesia Fashion Week (IFW) 2025. Tenun tradisional asal NTB ini langsung mencuri perhatian nasional berkat motif unik dan kekayaan budayanya.

Ketua Dekranasda NTB, Sinta M. Iqbal, mengaku bangga sekaligus optimistis terhadap masa depan tenun Muna Pa’a Dompu di industri fashion nasional bahkan global.

“Tenun Muna Pa’a ini punya masa depan sangat cerah. Banyak desainer dan pelaku mode melihat potensi besar kain ini. Bisa jadi blazer, baju kerja, bahkan baju pesta tinggal ditambah payet,” kata Sinta saat mengunjungi Galeri Safina Weavers di Desa Ranggo, Kecamatan Pajo, Kamis (12/6).

Sinta menekankan bahwa tenun Muna Pa’a Dompu bukan hanya soal estetika, tetapi juga warisan budaya yang harus dijaga dan diwariskan.

Ia mendorong para pengrajin dan pelaku UMKM agar terus mengajak generasi muda untuk belajar menenun.

“Jangan sampai tenun Muna Pa’a hilang seperti beberapa motif lain di NTB yang punah karena tak ada penerus. Ada gap generasi. Banyak anak muda yang bahkan tidak tahu artinya,” imbuhnya.

Setelah kunjungan tersebut, Sinta membuka Pelatihan Tenun dan Desain IKM Tenun yang digelar oleh Kementerian Perindustrian bersama Dinas Perindustrian NTB.

Pelatihan ini berlangsung di Desa Ranggo dan bertujuan memperkuat kemampuan inovasi serta adaptasi para pengrajin tenun terhadap tren dunia.

“Kita harus banyak berinovasi, menyesuaikan diri dengan tren dunia. Tapi ingat, budaya dan pakem khas Muna Pa’a tetap harus dijaga,” tegas Sinta.

Ia juga menyoroti pentingnya pemilihan warna dalam tenun Muna Pa’a agar makin diterima di pasar nasional dan internasional.

“Selain motif sebagai signature, kita harus mulai belajar bermain dengan warna-warna yang lagi tren. Harmonisasi warna itu penting,” tutupnya.

Tenun Muna Pa’a Dompu kini bukan lagi sekadar kain tradisional. Dengan sentuhan inovasi dan pelestarian budaya yang konsisten, Muna Pa’a siap melenggang di runway dunia dan merambah pasar fashion modern. (***)

 

Editor : Alfian Yusni
#Tenun Muna Pa a Dompu #Dekranasda NTB #IFW 2025