”Surat pemanggilan sudah diterima pengprov. Dua hari lagi Ardiansyah berangkat ke Jakarta untuk seleknas itu,” jelas Ketua Harian Pengprov MI NTB Indra Gunawan, Minggu (17/1).
PB MI mewajibkan, atlet-atlet peringkat satu di Pra-PON untuk mengikuti seleknas pembentukan tim SEA Games ini. Karena itulah Ardiansyah yang berada di peringkat pertama saat Pra-PON dipanggil.
Dalam seleknas tersebut, Ardiansyah yang turun di nomor 63,5 kilogram akan bersaing dengan enam atlet lain. Saingan Ardiansyah berasal dari Sulawesi Utara, Papua Barat, Jawa Tengah, Bengkulu, Jambi, dan Papua.
Indra menjelaskan seleknas ini sekaligus training center bagi atlet-atlet muaythai. Sangat bagus bagi perkembangan atlet. Melalui training center ini, menurut dia, atlet bisa meningkatkan kualitas fisik dan teknik bertandingnya.
Dari data yang diperoleh Koran ini, atlet-atlet yang dipanggil merupakan atlet dengan spesialisasi berbeda. Mereka berasal dari 18 nomor pertandingan. Delapan nomor atlet putri dan sepuluh nomor untuk atlet putra.
Delapan nomor pertandingan bagi atlet putri adalah waikru, 43 kilogram, 45 kilogram, 48 kilogram, 51 kilogram, 54 kilogram, 57 kilogram, dan 60 kilogram.
Sedangkan untuk atlet putra, terdiri dari waikru, 45 kilogram, 48 kilogram, 54 kilogram, 57 kilogram, 60 kilogram, 63,5 kilogram, 67 kilogram, 73 kilogram, dan 75 kilogram.
”Semoga Ardiansyah bisa maksimal di sana dan lolos masuk tim muaythai Indonesia,” harapnya. (puj/r8) Editor : Administrator