Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pengprov TI NTB Adakan Pelatihan dan Ujian

Administrator • Selasa, 16 Februari 2021 | 20:47 WIB
PENINGKATAN KAPASITAS: Atlet taekwondo berlatih di Gelanggang Pemuda dan Olahraga Mataram, beberapa waktu lalu. (Dok/Lombok Post)
PENINGKATAN KAPASITAS: Atlet taekwondo berlatih di Gelanggang Pemuda dan Olahraga Mataram, beberapa waktu lalu. (Dok/Lombok Post)
MATARAM-Pengprov TI (Taekwondo Indonesia) NTB berencana menggelar pelatihan bagi pelatih taekwondo. ”Sedang digodok oleh bagian kepelatihan,” kata Ketua Pengprov TI NTB Lalu Wirahman, Senin (15/2/2021).

Wirahman menjelaskan, pelatihan ini diikuti para pelatih yang belum memiliki sertifikat kepelatihan daerah. ”Pelatihan ini sekaligus untuk ujian sabuk hitam,” cetusnya.

Menurutnya, di NTB saat ini ada 15 pelatih taekwondo yang sudah bersertifikat daerah. Enam pelatih sudah memiliki sertifikat nasional. Satu orang sudah mendapatkan sertifikat internasional dari Korea Selatan.

Selain melaksanakan program kepelatihan, selama pandemi covid-19 ini, Pengprov TI NTB juga tetap menggelar ujian kenaikan tingkat. ”Meskipun tidak ada kompetisi, kita tetap ada program kerja yang harus dijalankan,” katanya.

Di sisi lain, Pengprov TI NTB tetap memantau persiapan atlet yang akan mengikuti multievent olahraga. Seperti persiapan atlet pelajar untuk Popnas 2021. ”Persiapan sudah dilakukan pelatihnya. Konsentrasi ke popnas, karena PON Papua nanti taekwondo tidak ada yang lolos,” paparnya.

Diketahui, pada Popnas 2019 lalu, taekwondo menyumbangkan dua medali bagi NTB. Yakni satu medali perak yang diraih Devina Yusviantara dan satu medali perunggu dari Aulia Rahman. ”Target kita tentu lebih baik dari popnas sebelumnya. Minimal medali bisa ditingkatkan,” katanya. (puj) Editor : Administrator
#Taekwondo #pelatihan #lalu Wirahman