Kini, mereka sedang menjalani latihan bersama di Pelatnas PB PASI. ”Latihan tetap jalan. Sekarang persiapan khusus yang lebih intens,” kata Fadlin, kemarin.
Mereka yang masuk dalam tim estafet ini merupakan atlet individu nomor sprinter. Karena itu, latihan sekarang difokuskan pada kekompakan tim dan teknik perpindahan tongkat estafet. ”Program pelatih yang sudah dibuat kita jalankan semua. Latihan sekarang lebih maksimal karena anggota tim sudah berkumpul semua,” jelasnya.
Atletik menjadi cabor unggulan NTB. Termasuk nomor estafet. Nomor lari ini menjadi penyumbang medali emas bagi NTB di dua gelaran PON sebelumnya. Pada PON Riau 2012, emas diraih tim estafet yang terdiri dari Fadlin, Iswandi, Sapwaturrahman, dan M Fatoniah.
Lalu, PON Jabar 2016, tim estafet yang diisi Fadlin, Iswandi, Sapwaturrahman, Sudirman Hadi juga menyumbangkan medali emas bagi NTB. Kini, NTB mengejar medali ketiga di nomor estafef pada PON Papua.
”Kita sekarang latihan menyesuaikan dengan jadwal bertanding di Papua nanti. Agar bisa menyesuaikan diri dengan kondisi,” jelasnya.
Ketua KONI NTB H Andy Hadianto berharap nomor estafet tetap bisa menjaga prestasinya yang sudah diraih di PON sebelumnya. ”Karena itulah mereka harus latihan bersama. Sebelumnya kan terpisah, ada yang di Jakarta dan di Mataram,” kata dia. (puj/r8) Editor : Redaksi