Juara kedua untuk sektor putra ditempati SMAN 3 Kota Bima (Kota Bima) dan juara tiga bersama diraih SMAN 1 Hu’u (Dompu) dan SMAN 1 Taliwang (KSB). Sedangkan peringkat kedua di kategori putri ditempati SMKN 4 Kota Bima (Kota Bima). Juara tiga bersama putri diraih SMAN 1 Taliwang (KSB) dan SMAN 2 Selong (Lotim).
Untuk diketahui Pengprov Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) menggelar kejuaraan sepak takraw antar pelajar se-NTB, sejak 11-13 Desember. Kejuraan yang dipusatkan di Gelanggang Pemuda dan Olahraga ini dibuka langsung Gubernur NTB H Zulkieflimansyah.
”Semoga kedepan tidak hanya sepak takraw tapi semua cabor diperlombakan di tingkat kabupaten dan wakilnya turun di babak final tingkat provinsi,” ujar Gubernur NTB H Zulkieflimansyah.
Menurut pria yang akrab disapa Bang Zul ini, kejuaraan antar pelajar ini membawa dampak positif. Dengan adanya kegiatan ini, anak-anak disibukkan dengan hal yang positif seperti olahraga. ”Tahun depan harus dimulai tidak hanya cabor sepak takraw saja tapi cabor lain juga. Ditambah dengan kegiatan seni dan budaya,” katanya.
Bang Zul mengingatkan agar peserta yang bertanding pada kejuaraan sepak takraw ini harus menjunjung tinggi sportivitas. Terlebih ia sangat berharap dalam menjadikan kesempatan ini sebagai ajang mempererat tali silaturahmi.
Sementara itu, Ketua Pengprov PSTI NTB Sambirang Ahmadi mengatakan, kegiatan ini sudah dimulai sejak 17 Oktober. Dimulai dari tingkat kabupaten/kota. Kemudian pemenangnya bertanding lagi di tingkat provinsi. ”Kejuaraan ini yang pertama digelar sejak pengurus baru terbentuk,” katanya.
Selain mencari bibit berbakat untuk dipersiapkan pada PON mendatang, kejuaraan sepak takraw ini juga dalam rangka menyambut sekaligus memeriahkan HUT NTB ke-63 tahun ini.
”Kita ingin mencari bibit berbakat untuk mengharumkan nama NTB di PON. Karena cabor takraw pernah ikut PON meskipun belum mendapatkan prestasi. Karena itulah kita bercita-cita untuk melengkapi medali di PON selanjunya,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan Sambirang, kegiatan yang dilangsungkan ini merupakan langkah awal membangkitkan kembali semangat generasi hebat NTB. Bahkan, pihaknya bersama dinas terkait akan berkolaborasi. Dimana akan menggelar sejumlah event-event lainnya. ”Pada event ini ada 16 tim yang berpartisipasi. Mereka berasal dari kabupaten/kota di NTB,” tuturnya.
Untuk kategori putra ada sepuluh tim yang bersaing. Yakni SMAN 3 Kota Bima, SMAN Bolo, SMAN 1 Hu’u, SMAN 1 Utan, SMAN 1 Taliwang, SMAN 1 Sambelia, SMK 1 Alhaniyah Bodak, SMAN 1 Gerung, SMAN 1 Pemenang, dan SMAN 3 Mataram.
Sementara pada kategori putri ada delapan tim. Yakni SMK 4 Kota Bima, SMAN 1 Palibelo, SMAN 1 Hu’u, SMAN 3 Sumbawa, SMAN 1 Taliwang, SMAN 2 Selong, SMAN 1 Praya, dan SMKN 7 Mataram. Dua daerah tidak mengirimkan tim putri yakni Lombok Barat dan Lombok Utara. (puj/r2) Editor : Redaksi Desain Grafis