Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Duel Sengit Perslobar melawan PS Mataram Berakhir Imbang.

Redaksi • Senin, 8 Agustus 2022 | 13:15 WIB
TERJEBAK OFFSIDE: Pemain Perslobar Farras Muhadzib (biru) terjebak perangkap offside yang diterapkan pemain bertahan PS Mataram dalam pertandingan pembuka Liga 3 Bank NTB Syariah, Sabtu (6/8).(PUJO/LOMBOK POST)
TERJEBAK OFFSIDE: Pemain Perslobar Farras Muhadzib (biru) terjebak perangkap offside yang diterapkan pemain bertahan PS Mataram dalam pertandingan pembuka Liga 3 Bank NTB Syariah, Sabtu (6/8).(PUJO/LOMBOK POST)
MATARAM-Kick off Liga 3 Bank NTB Syariah 2022 dimulai, Sabtu (6/8). Liga 3 Bank NTB Syariah dibuka dengan pertandingan el classico antara juara bertahan Perslobar melawan PS Mataram.

Laga yang menampilkan dua tim unggulan ini berakhir anti klimaks. Perslobar ditahan imbang tanpa gol oleh Perslobar. Meskipun sama-sama diperkuat pemain seniornya Ali Usman di Perslobar dan Jumarsih di PS Mataram, namun tidak ada gol yang tercipta.

Sehari setelahnya, Lombok FC berhasil memetik poin penuh di pertandingan perdananya melawan Infa FC. Lombok FC menang , 2-1. Tim asuhan JM Mustamu ini unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak Syeich Omar Al Baar di menit 22. Keunggulan Lombok FC tidak berlangsung langsung lama. Infa FC mampu menyamakan kedudukan di menit 35 melalui gol yang dicetak M Jafar Wahidin. Babak pertama ditutup dengan skor sama kuat, 1-1.

Pada babak kedua, Lombok FC langsung bermain menyerang. Namun Lombok FC baru bisa mencetak gol keduanya di menit 75 melalui pemain pengganti, Rigelkin Geraldo.

Sementara itu, di pertandingan kedua, PSLT Lombok Tengah bermain imbang 2-2 melawan PS Hamzanwadi. Dua gol PSLT dicetak Reza Yulian Hidayat dan Haekal Khalil Fatta. Sedangkan dua gol PS Hamzanwadi dicetak Restu Adie dan Supriandi.

Kompetisi ini dibuka Sekda NTB Lalu Gita Aryadi bersama Direktur Utama Bank NTB Syariah Kukuh Rahardjo dan jajaran Asprov PSSI NTB. ”Liga 3 stratanya paling tinggi di provinsi,” kata Ketua Asprov PSSI NTB Mori Hanafi.

Mori menjelaskan, berbeda dengan liga musim sebelumnya, Liga 3 NTB tahun ini akan mengambil tiga terbaik untuk mewakili NTB di Liga 3 putaran nasional. ”Sebelumnya hanya dua yang mewakili NTB,” jelasnya.

Dengan tambahan kuota untuk putaran nasional, Mori berharap klub asal NTB bisa bersaing dan masuk dalam delapan besar. Karena delapan besar bisa promosi ke Liga 2. ”Terakhir kali klub NTB promosi ke Liga 2 itu sepuluh tahun lalu. Target kita tahun ini ada klub NTB yang bisa promosi lagi,” katanya.

Lebih lanjut, Mori mengatakan Liga 3 NTB ini juga untuk mempersiapkan pemain sepak bola NTB menghadapi PON Aceh-Sumatera Utara 2024. Sekaligus menyiapkan bibit pemain untuk membela NTB saat menjadi tuan rumah PON 2028. (puj/r8) Editor : Redaksi
#Liga 3 NTB #PS Mataram #Perslobar #Liga 3 Bank NTB Syariah