Pemilihan calon ketua IPSI tersebut berlangsung alot. Dalam proses tersebut, muncul dua nama sebagai bakal calon, yakni ketua demisioner Agus Hidayatullah dan Nauvar Furqani Farinduan.
Namun setelah penentuan bakal calon, hanya Farin yang memenuhi persyaratan. Dia mengantongi delapan dukungan. Sementara Agus tidak lolos, karena hanya didukung tiga pemilik suara. Farin pun ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Pengprov IPSI NTB periode 2022-2026.
Farin mengapresiasi dukungan yang diberikan keluarga besar persaudaraan dan perguruan historis serta pelatih. Wakil Ketua DPRD NTB ini berharap kerja sama antara pengprov dengan pengkab dan pengkot tetap terjalin ke depannya. Khususnya untuk mewujudkan prestasi pencak silat NTB di kancah nasional maupun internasional.
”Untuk target ke depan akan kita bahas dalam silaturahmi daerah setelah pelantikan. Agar dapat memberikan gambaran target orientasi yang jelas,” katanya.
Ketua KONI NTB Mori Hanafi berharap IPSI NTB bisa kembali berprestasi seperti sebelumnya. Siapapun ketua yang terpilih, KONI NTB pasti mendukung cabor tersebut. ”Pencak silat pernah jadi unggulan NTB. Ayo kembalikan predikat tersebut bersama-sama,” kata dia. (puj/r8) Editor : Redaksi Desain Grafis