Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

11 Jamaah Haji NTB Meninggal, 12 Lainnya Masih Dirawat di Arab Saudi

Y
Penulis: Yuyun Kutari❯
ISTIRAHAT SEJENAK: Ratusan jemaah haji Kloter 3 asal Lombok Barat, saat beristirahat sejenak sebelum dijemput keluar, di aula BIR ALI II Asrama Haji Embarkasi Lombok, Kamis (4/6). (YUYUN/LOMBOK POST)
ISTIRAHAT SEJENAK: Ratusan jamaah haji Kloter 3 asal Lombok Barat, saat beristirahat sejenak sebelum dijemput keluar, di aula BIR ALI II Asrama Haji Embarkasi Lombok, Kamis (4/6). (YUYUN/LOMBOK POST)

Advertisement

LombokPost-Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Mataram, terus memantau perkembangan kondisi kesehatan jamaah haji asal NTB yang masih berada di Arab Saudi. 

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 12 jamaah masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Tanah Suci.

“Update data per hari ini yang dirawat masih 12 orang. Melihat tidak ada penambahan dan mereka masih dalam perawatan,” terang Kepala BKK Kelas I Mataram Herman Nugraha, Kamis (4/6). 

Advertisement

Sebagian besar jamaah yang dirawat, merupakan kelompok lanjut usia (lansia) yang sejak awal keberangkatan, memiliki riwayat penyakit penyerta atau komorbid. 

Kondisi tersebut, kata dia, menjadi salah satu faktor yang menyebabkan jemaah lebih rentan mengalami gangguan kesehatan, selama menjalankan rangkaian ibadah haji yang cukup menguras tenaga. 

Advertisement

Penyakit yang banyak ditemukan pada jamaah yang dirawat antara lain hipertensi, diabetes, gangguan jantung, serta sejumlah penyakit kronis lainnya yang sudah diderita sebelum berangkat ke Tanah Suci. 

“Rata-rata yang kita berangkat dari sini kan lansia. Ada yang memiliki hipertensi, diabetes, dan penyakit bawaan lainnya dari tanah air,” katanya. 

Selain faktor penyakit bawaan, kelelahan akibat aktivitas ibadah yang padat juga menjadi pemicu menurunnya kondisi kesehatan para jamaah.  

Menurut Herman, jamaah haji yang sakit awalnya mendapatkan penanganan oleh tim kesehatan di tingkat kloter.

Namun, saat kondisi mereka terus menurun, maka harus dilakukan pemeriksaan dengan peralatan medis yang lebih lengkap, maka dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi. 

Advertisement
Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pulang dari Tanah Suci, Kesehatan Jemaah Haji NTB Dipantau 21 Hari

Pulang dari Tanah Suci, Kesehatan Jemaah Haji NTB Dipantau 21 Hari

BKK Kelas I Mataram, mengawasi ketat kondisi kondisi kesehatan jemaah haji NTB, saat mendarat di Tanah Air, setelah dari Tanah Suci.

Innalillahi, BKK Mataram Ungkap Penyebab Lima Jemaah Haji NTB Meninggal Dunia

Innalillahi, BKK Mataram Ungkap Penyebab Lima Jemaah Haji NTB Meninggal Dunia

Lima jemaah haji asal Embarkasi Lombok (LOP), NTB, meninggal dunia, di Arab Saudi.

Kisah Muslim Haji Bustami, Wariskan Keahlian Jagal Kurban ke Generasi Muda

Kisah Muslim Haji Bustami, Wariskan Keahlian Jagal Kurban ke Generasi Muda

Sudah Hampir Tiga Dekade Jadi Jagal Kurban. Harus Ada Penerus saat Kami Sudah Tidak Mampu Lagi. Tradisi penyembelihan hewan kurban dijaga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer