Tiga pertandingan yang seharusnya dihelat, kemarin (4/10), tidak bisa digelar. Dari informasi yang diperoleh Koran ini, penundaan dilakukan karena Liga 3 NTB belum mengantongi izin keramaian dari kepolisian. ”Kompetisi sudah tiga perempat jalan. Dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya selalu ada rekan-rekan kepolisian yang berjaga dengan pakaian resmi. Kalau belum ada izin, apakah akan dijaga secara resmi,” kata Ketua Asprov PSSI NTB Mori Hanafi, kemarin (4/10).
Liga 3 Bank NTB Syariah sekarang memasuki babak delapan besar. Bahkan babak delapan besar untuk Grup F yang bertanding di Bima sudah berjalan tiga hari. ”Di sana bisa berjalan dan tidak ada masalah,” jelasnya.
Meskipun ditunda karena kepolisian menilai belum memiliki izin, Mori menegaskan, pihaknya memaklumi hal tersebut. Ini merupakan akibat dari insiden sepak bola yang terjadi di Malang. Sehingga perlu ada kesepakatan baru yang akan menyesuaikan dengan keadaan untuk pertandingan selanjutnya. ”Kita masih berduka. PSSI dan kepolisian masih trauma dengan kejadian di Malang,” tuturnya.
Tiga pertandingan yang ditunda yakni dua pertandingan Grup E antara Lombok FC melawan Persidom dan Perslotim menghadapi Panser FC. Dua pertandingan ini dilaksanakan di GOR 17 Desember. Sedangkan satu pertandingan Grup F antara PS Bima Sakti menghadapi Persebi dilaksanakan di Gelora Bou Lanta, Bima. ”Kami tetap akan lakukan koordinasi terbaik dalam rangka tetap bisa melanjutkan kompetisi ini,” tandasnya. (puj/r8) Editor : Redaksi Desain Grafis