”Kami sangat mendukung kegiatan DBL yang diselenggarakan November nanti. Semoga tahun ini kegiatan berlangsung sukses dan lancar,” ujar Kepala SMAK Kesuma Mataram Lerisda Sitohang.
Dia berharap tim basket putra Smakerz tetap menjunjung sportivitas, kerja sama, dan tanggung jawab selama mengikuti kompetisi. Termasuk supporter juga harus menjunjung tinggi etika dan ikuti aturan selama memberikan dukungan untuk sekolahnya saat berkompetisi. ”Semoga tim basket bisa membawa nama baik sekolah di Mataram. Semoga sukses untuk tim basket dan tim dance,” katanya.
Pelatih Smakerz I Gede Apriana mengatakan, tahun ini Smakerz hanya menurunkan tim basket putra. Tim bakal diisi banyak pemain baru. ”Tahun lalu kami tidak ikut serta jadi tahun ini komposisi pemain baru semua,” tuturnya.
Diketahui, tim basket putra SMAK Kesuma Mataram menjadi tim yang mengoleksi gelar juara terbanyak. Tercatat SMAK Kesuma Mataram mengoleksi enam gelar juara, yakni pada kompetisi 2013, 2014, 2015, 2017, 2018, dan 2019.
Kapten tim basket Smakerz Farrelino Loe mengatakan, sebelum kompetisi dimulai, tim sudah rutin berlatih tiga kali setiap minggunya. Tidak hanya di sekolah tetapi juga latihan fisik mandiri di rumah masing-masing. ”Target awal kita sampai semifinal. Saingan terberat SMAN 1 Mataram,” ungkapnya.
Selain menurunkan tim basket putra, SMAK Kesuma Mataram juga bakal mengikuti kompetisi dance UBS Gold Dance Competition. ”Persiapan sudah 80 persen dan latihan selama dua bulan. Jadi kita siap bertanding dan maksimal bisa angkat piala,” tutup Kapten Tim Dance Smakerz Fabiola Tanaya. (puj/r8) Editor : Redaksi Desain Grafis