LombokPost-Timnas Maroko U-17 berhasil mengamankan satu tempat di babak perempat final Piala Dunia U-17. Kemenangan didapat Maroko melalui adu penalti setelah pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo berakhir imbang 1-1.
Kedua tim bermain sangat hati-hati di babak pertama. Iran lebih dulu mendapatkan peluang melalui Erfan Davish Ali di menit 15. Namun tendangan bebas yang dieksekusi kapten Iran tersebut gagal menjadi gol.
Tiga menit berselang giliran Abolfazi Zamani yang mengancam gawang Maroko namun peluangnya tidak bisa dikonversi menjadi gol. Meskipun terus menyerang Iran belum mampu mengubah skor. Babak pertama berakhir imbang tanpa gol.
Pertandingan babak kedua berjalan lebih terbuka. Kedua tim saling jual beli serangan. Akhirnya upaya Iran menggempur pertahanan Maroko berbuah manis di menit 75. Esmaeli Gholizadeh mencetak gol untuk Iran. Kebobolan satu gol membuat Maroko meningkatkan tempo pertandingan.
Secara dramatis Maroko mampu menyamakan kedudukan di penghujung babak kedua. Nassim Azaouzi memperpanjang nyawa Maroko pada pertandingan tersebut setelah mencetak gol di menit 94. Pertandingan berakhir imbang 1-1 dan pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Penendang pertama Maroko, Zakaria Ouzane sukses mengeksekusi penalti. Begitu juga dengan Erfan Davish Ali yang menjadi penendang pertama bagi Iran. Nassim Azaouzi yang menjadi eksekutor kedua Maroko juga sukses menuntaskan misinya.
Petaka bagi Iran terjadi pada penendang kedua. Hesam Nafari gagal menyarangkan gol dari titik putih. Hal yang sama menimpa Kasra Taheri yang menjadi penendang ketiga Iran, pemain bernomor punggung 10 ini gagal mengeksekusi penalti.
Fauad Zahouani memastikan kemenangan Maroko setelah menyarangkan gol pada kesempatan keempat Maroko. Maroko menang 4-1 melalui drama adu penalti. (puj/r12)
Editor : Pujo Nugroho