Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tuan Rumah PON XXII Nusa Tenggara Dapat Dua Cabor Pilihan

nur cahaya • Senin, 2 Desember 2024 | 09:10 WIB

 

RAKORNAS: Jajaran pimpinan KONI NTB bersama KONI NTB saat mengikuti Rakornas KONI Pusat, beberapa waktu lalu. KONI NTB FOR LOMBOK POST
RAKORNAS: Jajaran pimpinan KONI NTB bersama KONI NTB saat mengikuti Rakornas KONI Pusat, beberapa waktu lalu. KONI NTB FOR LOMBOK POST
 

 

LombokPost-Tuan rumah PON XXII Nusa Tenggara 2028 bisa memutuskan empat cabor tambahan untuk dipertandingkan dalam multievent olahraga nasional tersebut. Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) KONI Pusat bersama KONI provinsi di Batam, akhir pekan lalu.

”Konsep dari KONI Pusat seperti itu. Ada empat cabor privilege tuan rumah. Artinya dua cabor NTB dan dua cabor NTT,” ujar Wakil Ketua KONI NTB Suhaimi, Minggu (1/12).

Suhaimi menjelaskan dalam rakornas tersebut ada 42 cabor yang disodorkan KONI Pusat sebagai konsep awal. Terdiri dari 32 cabor olimpiade, tiga cabor DBON, dan delapan cabor SEA Games. Serta ada empat cabor privilege tuan rumah PON. ”Ini masih konsep dan belum difinalkan. Jumlahnya naik, karena sebelumnya hanya 40 cabor,” tuturnya.

Cabor yang masuk dalam konsep tersebut adalah akuatik, panahan, atletik, bulutangkis, basket, tinju, dayung, balap sepeda, berkuda, anggar, sepak bola, golf, senam, bola tangan, hoki lapangan, judo, modern pentathlon, rugby, layar, menembak, tenis meja, taekwondo, tenis lapangan, triathlon, voli, angkat besi, gulat, baseball/softball, panjat tebing, skateboard, selancar ombak.

Kemudian pencak silat, karate, wushu, fin swimming, sepak takraw, esport, kickboxing, soft tennis, ski air, boling, dan criket. ”Untuk cabor tuan rumah masih belum diputuskan. Timelinenya PON bakal dilaksanakan September sampai Oktober 2028,” katanya.

Lebih lanjut, Suhaimi mengatakan dalam rakornas tersebut, KONI Pusat kembali mengingatkan ketersediaan venue pertandingan. Penyiapan venue diprioritaskan merenovasi atau merehabilitasi venue yang sudah tersedia di daerah masing-masing. ”Ada beberapa hal yang jadi perhatian kita. Khususnya hasil evaluasi PON 2024. Ini jadi masukkan bagi NTB dan NTT agar lebih matang melakukan persiapan,” tandasnya. (puj/r12)

Editor : Pujo Nugroho
#koni #rakornas #cabor #pon #sea games #Konsep