Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Oleh Media Di Vietnam, Timnas Indonesia Dianggap Tak Serius Berlaga Di ASEAN Cup 2024

Alfian Yusni • Selasa, 10 Desember 2024 | 08:04 WIB
Sebagian besar punggawa Timnas Indonesia yang diturunkan di ajang ASEAN Cup 2024, berasal dari tim U-22. (photo : pssi)
Sebagian besar punggawa Timnas Indonesia yang diturunkan di ajang ASEAN Cup 2024, berasal dari tim U-22. (photo : pssi)

LombokPost-Beberapa media Vietnam mempertanyakan keseriusan Timnas Indonesia dalam menghadapi ASEAN Cup 2024.

Salah satu kritik utama adalah keputusan pelatih Shin Tae-yong untuk tidak menurunkan skuad utama di turnamen tersebut. Hal ini dipengaruhi oleh dua faktor utama.

Pertama, ASEAN Cup bukan bagian dari kalender resmi FIFA, sehingga pemain Indonesia yang berlaga di klub luar negeri kemungkinan tidak dapat dipanggil karena klub tidak diwajibkan melepas mereka.

Kedua, fokus utama Timnas Indonesia adalah melanjutkan perjuangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berlangsung hampir bersamaan dengan ASEAN Cup. Agenda tersebut dinilai lebih strategis untuk perkembangan sepak bola Indonesia.

Media seperti The Thao247 bahkan menyebut ASEAN Cup sebagai "ajang uji coba" bagi skuad muda Indonesia, yang digunakan untuk memberikan pengalaman dan mematangkan para pemain muda jelang SEA Games 2025.

Media ternama Vetnam, Dantri.comvn, menyebut penggunaan pemain U-22 di Piala ASEAN Mitsubishi Electric Cup 2024 menjadi tanda Indonesia tidak serius menatap turnamen ini. Padahal, Skuad Garuda belum sekali pun menjadi juara.
 
Baca Juga: Foto Perpisahan Siswa SMAN 9 Mataram yang Anti Mainstream, Bergaya Bak Eksekutif Muda di Gedung Dewan 
 
"Tak hanya itu, Indonesia juga tidak memilih Stadion Bung Karno sebagai kandangnya pada babak penyisihan grup turnamen ini. Sebaliknya, mereka hanya memilih Stadion Manahan yang kapasitasnya hanya 20.000 kursi, 1/4 dari Stadion Bung Karno," tulis Dantri comvn.
 
 

Meski mendapat kritik, kebijakan ini disambut positif oleh beberapa pengamat sepak bola dalam negeri, yang melihat ASEAN Cup sebagai kesempatan mengembangkan talenta muda lokal. Fokus ini diharapkan dapat membawa dampak jangka panjang bagi kekuatan sepak bola nasional.(***)

 

 

Editor : Alfian Yusni
#pemain muda #Timnas Indonesia #kritik #ASEAN Cup 2024