LombokPost - Liverpool kehilangan salah satu sosok paling ikonis dalam sejarah modern mereka. Trent Alexander-Arnold, sang anak asli Merseyside yang tumbuh besar bersama klub, telah mengonfirmasi keputusannya untuk meninggalkan Liverpool FC pada akhir musim ini, setelah kontraknya berakhir.
Meski sempat ada tawaran megakontrak dari klub yang akan menjadikannya bek sayap dengan bayaran tertinggi di Premier League, hati Trent sudah terlanjur menoleh ke Spanyol.
Real Madrid disebut-sebut menjadi pelabuhan barunya, dan sang pemain sudah mempertanyakan seberapa besar keinginan The Reds untuk benar-benar mempertahankannya.
“Saya telah berada di sini selama 20 tahun, mencintai setiap menitnya, meraih semua impian saya, mencapai semua yang saya inginkan di sini. Tapi saya merasa sekarang adalah waktu yang tepat untuk tantangan baru, untuk berkembang sebagai pemain dan pribadi,” ujar Trent dalam pernyataan emosionalnya.
Keputusan itu tidak diambil dengan mudah. Namun, Trent menegaskan ia tak ingin pergi diam-diam. Parade juara Liverpool di kota pada 26 Mei akan menjadi momen publik terakhirnya bersama fans, dan ia memilih untuk terbuka sebelum hari itu tiba.
“Saya tidak ingin dilihat sebagai seseorang yang menyelinap keluar dari pintu belakang. Saya ingin semua orang tahu, saya pergi dengan penuh rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada klub, tim, dan para suporter,'' ujar Trent.
Pemilik klub, John W Henry, turut memberikan salam perpisahan:
“Trent, Anda adalah pemain luar biasa. Apa yang telah Anda berikan untuk klub ini akan selalu dikenang. Meski berat, saya hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk masa depan Anda.”
Dengan hanya tiga pertandingan tersisa, belum pasti apakah Trent akan kembali turun ke lapangan. Namun satu hal yang pasti: kepergiannya menandai akhir dari era seorang Scouser sejati yang telah menjelma menjadi legenda di Anfield.(***)
Editor : Alfian Yusni