LombokPost - Ribuan penggemar Manchester United dan Tottenham Hotspur terancam gagal menyaksikan langsung tim kesayangan mereka berlaga di Final Liga Europa 2024-2025.
Aksi mogok para pekerja pengisian bahan bakar di Bandara Gatwick dipastikan akan memicu kekacauan besar dalam jadwal penerbangan menuju Bilbao, Spanyol.
Serikat pekerja Unite mengumumkan bahwa aksi mogok akan berlangsung mulai 16 hingga 20 Mei, dan berlanjut lagi dari 23 hingga 27 Mei 2025.
Ini terjadi tepat di tengah lonjakan arus perjalanan menjelang laga akbar Spurs vs MU di Stadion San Mames, Bilbao, Kamis, 22 Mei pukul 02.00 WIB.
Meskipun jadwal mogok resmi ditangguhkan pada 18 dan 25 Mei karena negosiasi lanjutan, kekhawatiran tetap menghantui para suporter.
Aksi ini dipicu keterlambatan dan kegagalan pembayaran pensiun oleh perusahaan penyedia layanan bahan bakar, Redline.
EasyJet, maskapai berbiaya rendah yang menjadi klien utama Redline, diprediksi paling terdampak. Dengan harga tiket dari Gatwick ke Bilbao melonjak hingga £700-900, banyak fans harus merogoh kocek lebih dalam.
Ironisnya, pembatalan karena mogok dianggap sebagai "keadaan luar biasa," sehingga mereka tak berhak atas kompensasi.
Unite memperingatkan bahwa gangguan tidak hanya terjadi pada hari mogok, tetapi juga bisa menjalar ke hari-hari lain akibat penumpukan pekerjaan.
Jika tidak ada solusi cepat, ribuan fans Inggris mungkin hanya bisa menyaksikan partai puncak dari layar kaca, bukan dari tribun stadion. (***)
Editor : Alfian Yusni