LombokPost - Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menggelar pertemuan dengan KONI NTB. Pertemuan tersebut membahas persiapan tuan rumah PON 2028 sebelum disampaikan kepada Komisi X DPR RI.
Ketua KONI NTB Mori Hanafi didampingi sejumlah pimpinan menyampaikan sejumlah hal yang sudah dipersiapkan untuk disampaikan dalam pertemuan dengan Komisi X DPR RI tersebut.
"Pembahasannya soal kesiapan NTB dan NTT sebagai tuan rumah PON 2028. Ini pertemuan resmi pertama kami," ujar Mori usai pertemuan, Sabtu (17/5).
Mori menjelaskan pembahasan persiapan PON 2028 ini sangat penting. Karena akan ada pertemuan dengan Komisi X DPR RI pada Rabu (21/5) di Jakarta.
”Kami akan presentasi soal kesiapan PON 2028 di hadapan DPR RI. Jadi kami koordinasi dalam rangka persiapan presentasi tersebut dan bisa meyakinkan pemerintah pusat bahwa NTB siap menjadi tuan rumah PON 2028,” katanya.
Menurut Mori, PON 2028 adalah event besar yang membutuhkan banyak persiapan. Sehingga wajar jika pemerintah pusat cukup hati-hati memutuskan.
”Intinya kami akan optimalkan venue yang ada dengan meminimalisir pembangunan venue baru. Sehingga bisa menekan kebutuhan anggaran,” tuturnya.
Saat ini, kesiapan venue di NTB sudah mencapai 80 persen. Misalnya dengan memaksimalkan sarana yang ada di universitas, alam, hotel, dan sarana yang sudah ada di NTB tanpa membangun baru.
”Kita akan meyakinkan pemerintah pusat bahwa tidak perlu membangun baru. Hanya ada revitalisasi venue seperti GOR dan Gelanggang Pemuda,” ungkapnya.
Selain itu dari segi lainnya, NTB juga sudah sangat siap. Seperti akomodasi, kesehatan, dan transportasi.
Apalagi NTB sudah memiliki pengalaman menggelar event internasional kelas dunia seperti MotoGP.
”Alhamdulillah tanggapan pak gubernur tadi sangat baik. Pak gubernur siap membantu meyakinkan pemerintah pusat bahwa NTB siap menjadi tuan rumah PON 2028,” katanya.
Lebih lanjut, Mori mengatakan dalam pertemuan dengan gubernur juga muncul alternatif penyelenggaraan PON 2028.
Salah satunya jika memang ada cabor yang venuenya tidak memadai di NTB, maka bisa dipertandingkan di provinsi yang sudah memiliki sarana memadai. ”Salah satunya bisa di Jakarta atau di Surabaya. Ini ide cemerlang dari pak gubernur untuk meyakinkan pemerintah pusat,” ujarnya.
”Kita tidak menutup peluang berkolaborasi dengan provinsi lain selain NTT. Yang jelas NTB siap menjadi tuan rumah PON 2028, kami berharap dukungan masyarakat juga,” tandasnya.
Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dalam pertemuan menyampaikan komitmennya untuk menjadikan NTB tuan rumah PON 2028. Meskipun nanti ada modifikasi yang dilakukan.
”Kami siap dan fleksibel untuk mengikuti arahan dari pemerintah pusat. Yang jelas NTB tetap menjadi tuan rumah PON 2028,” pungkas Iqbal. (puj)
Editor : Pujo Nugroho