Lombok Post -Dua dari empat pembukaan lokasi jalan baru hampir rampung dikerjakan satuan petugas (satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1620/Loteng.
Yakni, Desa Tibo Sisok di Kecamatan Janapria dan Desa Selebung di Kecamatan Batukliang.
“Dari total empat lokasi pembukaan jalan baru ini, Alhamdulillah saat dua lokasi ini sudah rampung 100 persen dikerjakan,” ungkap Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti pada wartawan, Senin (19/5).
Baca Juga: Komisi IV Usulkan Armada Damkartan Loteng Ditambah
Dikatakan, pengerjaan jalan oleh satgas TMMD merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Selain memperlancar akses transportasi dan ekonomi antar dua desa, jalan ini juga membuka peluang baru bagi pengembangan sektor pertanian dan mobilitas warga lokal.
“Upacara penutupan TMMD ini diadakan pada 4 Juni 2025, sekaligus sebagai penanda secara resmi penggunaan jalan baru tersebut bisa digunakan,” terangnya.
Tidak hanya buka jalan baru, kata Rangkuti, program unggulan fisik yang dilakukan adalah pembangunan enam unit sumur bor di empat desa.
Lokasinya menyasar desa-desa yang mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau.
“Empat desa itu, di Desa kawo satu unit sumur bor, Desa Segala Anyar satu unit, Desa Sengkol dua unit dan Desa Tanak Awu dua unit,” sebut Rangkuti.
Baca Juga: Kapan Idul Adha 2025? Ini Prediksi Tanggal dan Persiapan Kurban di Indonesia
Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan enam sumur bor menjadi salah satu prioritas TMMD.
Masing-masing sumur bor dilengkapi dengan pompa air, tandon penahan, jaringan distribusi sederhana untuk memudahkan akses warga sekitar.
Pada program TMMD kali ini, lanjut dia, juga menyasar pembangunan tembok permanen Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Puyung, Kecamatan Jonggat.
Pembangunan tembok atas permintaan warga setempat terhadap kondisi TPU yang kurang terawat serta seringnya hewan liar berkeliaran di sekitar makam.
“Sebagai rumah masa depan (TPU, Red) juga perlu diperbaiki, kami berharap agar TPU depan ini lebih terawat dan terawat,” ujarnya.
Baca Juga: Bukan Orang Lombok, Penakluk Rinjani Itu Asal Nepal, Ini Rahasianya Lari 41 Jam, 162 Kilometer
Selain pembukaan jalan, kata dia, TMMD ke-124 juga mencakup sasaran non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, serta pelatihan keterampilan bagi warga desa.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
“Kami terus berkomitmen untuk mendukung pembangunan di wilayah terpencil dan terselamatkan yang ada di Lombok Tengah, tentunya melalui sinergi dengan instansi terkait dan masyarakat,” sebutnya.
Yusuf Ali, salah seorang tokoh masyarakat Desa Tibo Sisok menyambut baik pengerjaan jalan tersebut.
“Kami sangat bersyukur. Jalan ini sudah lama kami nantikan, dan kini menjadi kenyataan,” singkatnya. (ewi)
Editor : Kimda Farida