LombokPost - Kejuaraan Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) 2025 seri ketiga Lombok yang digelar di Sky Lancing, Desa Mekarsari, Praya Barat, Lombok Tengah, resmi berakhir, Sabtu (25/5).
Pilot asal Tiongkok Yang Chen berhasil menjadi juara PGAWC seri ketiga setelah mengumpulkan nilai 6.
Yang Chen yang sebelumnya juga menjadi juara PGAWC Seri Kedua di Turki mencatatkan hasil yang bagus di delapan ronde pada PGAWC Seri Ketiga di Lombok. Yang Chen membukukan poin 0, 0, 2, 4, 0, 0, 0, dan 200.
Dari delapan ronde tersebut, diambil tujuh ronde dan satu ronde dengan hasil terjelek dibuang. Sehingga Yang Chen mengumpulkan nilai 6.
Sementara juara kedua ditempati pilot asal Indonesia Rizky Maulana yang mengumpulkan 10 poin.Rizky tercatat menyabet gelar juara kedua pada kategori overall dengan membukukan 10 poin dari delapan ronde.
Dari delapan ronde yang diikuti Rizky meraih poin 3, 1, 1, 2, 0, 2, 1, dan 4. Kemudian poin yang didapatkan dijumlahkan setelah dikurangi poin terendah.
”Untuk penilaian PGAWC semakin kecil poin yang didapat semakin bagus. Penilaian yang dilakukan adalah menjumlahkan hasil delapan ronde setelah dikurangi nilai terburuk,” jelas Panitia Pelaksana Roy Rahmanto.
Podium ketiga diraih pilot asal Tiongkok lainnya Xu Yu, setelah mendapatkan nilai 11. Dari delapan ronde penerbangan yang diikuti, Xu Yu meraih nilai 5, 1, 2, 2, 0, 0, 200, dan 1. Berdasarkan hasil penjumlahan tujuh ronde terbaik, Xu Yu meraih nilai 11.
Kemudian untuk kategori female atau wanita, Huang Mantoro asal China Taipei menjadi juara pertama. Huang mendapatkan nilai 27.
Juara kedua ditempati pilot asal Indonesia Aisyah Indika Desta Rahmadany dengan nilai 251. Sedangkan juara ketiga juga ditempati pilot Indonesia Rika Wijayanti dengan nilai 270.
Selanjutnya untuk kategori junior atau U-26, Rizky Maulana menjadi juara. Nilainya tercatat menjadi yang terendah yakni 10.
Kemudian juara kedua diraih Riszky Dharmawan asal Indonesia dengan nilai 14. Disusul pilot Indonesia lainnya Pangeran Dirgantara Pribaya di peringkat ketiga dengan nilai 17.
”Alhamdulillah semua berjalan lancar. Ini event PGAWC terakhir di Indonesia karena sudah berakhir kontraknya,” tutup Roy.
Editor : Pujo Nugroho