LombokPost - Harapan baru muncul di bawah mistar Timnas Indonesia jelang laga krusial lawan China pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Dia adalah Emil Audero, putra Lombok yang siap menjalani debut perdana bersama Timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis malam (5/6/2025).
Emil Audero Timnas Indonesia menjadi bahasan hangat sejak Maarten Paes dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning.
Ini membuka jalan bagi Emil Audero untuk mengawal gawang Garuda di laga penting kontra China, sekaligus jadi ujian pertama bagi kiper yang besar di Italia itu.
Saat ini, Emil Audero tengah mengikuti pemusatan latihan (TC) bersama Timnas di Gianyar, Bali. Ia baru saja menyelesaikan musim 2024/25 bersama Palermo, klub Serie B yang ia bela sebagai pinjaman dari Como, klub Serie A.
Di Palermo, Emil Audero langsung jadi kiper utama dengan catatan 15 laga, termasuk pertandingan play-off promosi ke Serie A.
Sayangnya, Palermo gagal naik kasta, dan Emil Audero kembali ke Como. Kini, fokusnya sepenuhnya tertuju untuk membawa Timnas Indonesia melangkah lebih jauh di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sebelum bergabung TC, Emil Audero sempat diwawancarai oleh dua konten kreator Indonesia, Malva dan Fauzan, yang mengunggah obrolan mereka di YouTube.
Dalam wawancara itu, Emil Audero menyebut lima striker tersulit yang pernah ia hadapi di Serie A, yaitu Cristiano Ronaldo, Edin Dzeko, Romelu Lukaku, Fabio Quagliarella, dan Olivier Giroud.
Pengalaman Emil Audero melawan para striker top dunia itu jadi nilai tambah besar bagi Timnas Indonesia.
Terlebih, Emil Audero telah tampil dalam 168 laga Serie A bersama Juventus, Sampdoria, dan Inter Milan. Di Sampdoria, Emil bahkan sempat menyandang ban kapten.
Kini, sebagai anak Lombok yang membawa nama Indonesia di level internasional, Emil ditunggu aksinya saat Timnas melawan China.
Kemenangan di laga ini akan membuka peluang Indonesia masuk zona empat besar Grup C dan lolos ke putaran keempat.
Jika Emil Audero tampil solid dan Timnas Indonesia menang, bukan tak mungkin ia kembali jadi pilihan utama saat menghadapi Jepang pada 10 Juni 2025 mendatang. (***)
Editor : Alfian Yusni