Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jay Idzes dan Rizky Ridho Dilirik Klub Eropa, Towel: Hebat Kalau Sampai Terjadi

Alfian Yusni • Sabtu, 7 Juni 2025 | 06:00 WIB
Jay Idzes dan Rizky Ridho adalah bukti bahwa pemain Indonesia punya potensi besar. (Foto: instagram)
Jay Idzes dan Rizky Ridho adalah bukti bahwa pemain Indonesia punya potensi besar. (Foto: instagram)

LombokPost - Kabar gembira datang dari dua bek utama Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Rizky Ridho. Kedua pemain santer diberitakan bakal direkrut klub Eropa untuk musim 2025/2026.

Jay Idzes dikabarkan masuk radar klub raksasa Italia, sedangkan Rizky Ridho disebut berpeluang gabung Venezia atau Como.

Kabar Jay Idzes ke Italia dan Rizky Ridho ke Venezia atau Como langsung menjadi perbincangan hangat.

 Jay Idzes. (Foto: instagram)
 Jay Idzes. (Foto: instagram)

Jika benar-benar terealisasi, ini bisa jadi tonggak baru bagi transfer pemain Timnas Indonesia ke Eropa.

Pengamat sepak bola nasional Tommy Welly atau akrab disapa Towel ikut menanggapi kabar tersebut.

Dalam wawancaranya di kanal YouTube Helmy Yahya Bicara, ia menyebut bahwa hal ini bisa menjadi terobosan luar biasa bagi sepak bola Tanah Air.

Rizky Ridho . (Foto: instagram)
Rizky Ridho . (Foto: instagram)

“Kalau kejadian sih hebat. Jadi soal persoalan talent, persoalan bakat itu ada. Hanya bagaimana environment itu mengasah kan,” ucap Towel.

Ia menekankan, Jay Idzes dan Rizky Ridho adalah bukti bahwa pemain Indonesia punya potensi besar.

Namun, ia menyoroti masih lemahnya dukungan lingkungan kompetisi yang mampu membawa mereka ke level elite seperti pemain Jepang, Korea, atau Thailand.

Baca Juga: Ballerina: Aksi Panas Ana de Armas di Dunia John Wick, Tapi Bukan Sekadar Versi Cewek

“Pemain Jepang dan Korea sudah terbiasa bermain di Liga Champions Asia, klub mereka langganan tampil di level itu. Thailand pun begitu dengan Muangthong atau Buriram,” lanjutnya.

Helmy Yahya dalam diskusi itu juga mengangkat isu kurangnya pemain binaan lokal yang mampu menembus panggung Eropa.

Menurut Towel, akar masalahnya bukan pada minimnya bakat, tapi pada kualitas liga dan kompetisi yang belum mendukung perkembangan maksimal.

“Kalau klub Indonesia saja tidak tampil di Liga Champions Asia, bagaimana pemainnya bisa siap bersaing di level Eropa?” tambah Towel.

Munculnya kabar Jay Idzes ke Italia dan Rizky Ridho ke Como atau Venezia dianggap menjadi sinyal perubahan.

Bila transfer ini terjadi, itu bisa mendorong klub-klub Indonesia untuk lebih serius membina pemain lokal agar bisa bersaing di level internasional.

Jay Idzes dan Rizky Ridho ke Eropa bukan hanya soal kepindahan klub, tapi juga soal mimpi besar sepak bola Indonesia.

Apakah mimpi ini akan jadi kenyataan? Kita tunggu saja musim 2025/2026 bergulir. (***)

 

Editor : Alfian Yusni
#Tommy Welly #Rizky Ridho #klub eropa #jay idzes #Towel