Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kalah dari Gauff di Final French Open 2025, Sabalenka Ngaku Butuh Liburan dan Tequila

Alfian Yusni • Minggu, 8 Juni 2025 | 10:12 WIB
Kekalahan Sabalenka dari Gauff di French Open 2025 terasa lebih menyakitkan karena sebelumnya ia sempat tampil luar biasa di semifinal. (istimewa)
Kekalahan Sabalenka dari Gauff di French Open 2025 terasa lebih menyakitkan karena sebelumnya ia sempat tampil luar biasa di semifinal. (istimewa)

LombokPost - Aryna Sabalenka mengaku butuh liburan, tequila, dan waktu sendiri setelah kekalahan menyakitkan dari Coco Gauff di final French Open 2025.

Petenis asal Belarusia itu gagal meraih gelar Grand Slam tahun ini setelah kembali tumbang di partai final, kali ini lewat duel sengit tiga set: 7(5)-6, 2-6, 4-6.

Sabalenka kalah dari Gauff dalam pertandingan yang menegangkan dan emosional. Kekalahan ini memperpanjang rekor pertemuan mereka menjadi 5-6, dengan Gauff unggul.

Di ajang Grand Slam, Sabalenka baru menang sekali dari Gauff dalam tiga pertemuan terakhir.

“Saya sudah pesan tiket ke Mykonos. Saya butuh tequila, gummy bear, dan jadi turis beberapa hari. Saya harus melupakan dunia gila ini dan kekalahan di final French Open 2025,” ucap Sabalenka, dikutip dari laman resmi Roland Garros, Minggu (8/6/2025).

Kekalahan Sabalenka dari Gauff di French Open 2025 terasa lebih menyakitkan karena sebelumnya ia sempat tampil luar biasa di semifinal.

Aryna Sabalenka berharap bisa bangkit dan memperbaiki performa menuju Wimbledon 2025. (istimewa)
Aryna Sabalenka berharap bisa bangkit dan memperbaiki performa menuju Wimbledon 2025. (istimewa)

Sabalenkan menumbangkan sang juara bertahan Iga Swiatek dan menghentikan 26 kemenangan beruntun Swiatek di Roland Garros. Tapi di final, performa Sabalenka justru melempem.

“Hari ini adalah performa terburuk saya dalam beberapa bulan terakhir. Dia (Gauff) lebih solid, lebih tenang, dan lebih siap menghadapi angin kencang. Saya frustrasi karena semua pukulannya masuk, sementara saya kesulitan menjaga konsistensi,” lanjut petenis berusia 27 tahun itu.

Aryna Sabalenka kalah dari Gauff di dua final Grand Slam tahun ini, termasuk final Australian Open 2025. Kini, ia berharap bisa bangkit dan memperbaiki performa menuju Wimbledon 2025.

“Saya akan belajar dari kekalahan ini. Di pertemuan berikutnya melawan Gauff, saya ingin lebih sabar dan tidak gegabah menentukan strategi,” tegas Sabalenka, juara US Open 2024.

Final French Open 2025 meninggalkan luka mendalam bagi Aryna Sabalenka.

Namun, ia sadar harus cepat bangkit. Dengan liburan, tequila, dan Mykonos, ia berharap bisa kembali dengan mental yang lebih kuat. (***)

Editor : Alfian Yusni
#Final French Open 2025 #grand slam #Aryna Sabalenka #Sabalenka kalah dari Gauff #Roland Garros 2025 #Coco Gauff