LombokPost - Marc Marquez kembali bikin kejutan! Usai kemenangan sensasional di GP Aragon 2025, Marc Marquez menegaskan bahwa rival terkuatnya bukan Francesco Bagnaia (Pecco).
Adalah Alex Marquez, adiknya sendiri yang kini tampil konsisten bersama tim BK8 Gresini Racing.
Marc Marquez, yang memimpin klasemen MotoGP 2025 dengan 233 poin, menyebut dirinya tidak peduli dengan keluhan Pecco soal masalah pada bagian depan motor Ducati GP25.
Menurut rider 32 tahun itu, fokus utamanya hanyalah satu: menang dan terus menang di MotoGP 2025.
“Saya sudah katakan di Jerez, rival terkuat saya adalah adik saya, Alex Marquez. Bukan Pecco. Dia lebih konsisten, cepat, dan sangat serbaguna,” tegas Marc Marquez seperti dilansir Speedweek.
MotoGP 2025 makin panas. Meski Bagnaia terus mengeluhkan Ducati GP25, Marquez justru mengabaikan isu tersebut.
“Saya tidak tertarik apa masalah Pecco. Saya hanya lihat siapa pembalap Ducati tercepat kedua setelah saya, dan itu Alex,” lanjutnya.
Kemenangan di Aragon 2025 jadi kemenangan ketujuh Marc Marquez sepanjang musim ini.
Ia sebelumnya juga menang di GP Aragon edisi 2013, 2016, 2017, 2018, 2019, dan 2024. Marquez makin kukuh sebagai penguasa Aragon dan kini semakin unggul jauh di klasemen MotoGP 2025.
Berikut klasemen sementara MotoGP 2025 usai GP Aragon:
KLASEMEN SEMENTARA MOTOGP 2025
(Minggu, 8 Juni 2025)
1. Marc Marquez (Ducati) – 233 poin
2. Alex Marquez (Gresini Racing) – 201 poin
3. Francesco Bagnaia (Ducati) – 140 poin
4. Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46) – 115 poin
5. Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46) – 99 poin
6. Johann Zarco (Castrol Honda LCR) – 97 poin
7. Marco Bezzecchi (Aprilia) – 79 poin
8. Pedro Acosta (Red Bull KTM) – 76 poin
9. Fermin Aldeguer (Gresini Racing) – 73 poin
10. Fabio Quartararo (Yamaha) – 59 poin
Dengan keunggulan 32 poin dari sang adik Alex Marquez dan margin 93 poin dari Pecco, Marc Marquez semakin dominan di MotoGP 2025.
Sisa musim jadi ujian siapa yang bisa menghentikan laju “mesin kemenangan” Ducati ini.
MotoGP 2025 belum berakhir, tapi Marquez sudah mengirim sinyal kuat: ia bukan hanya pembalap tercepat, tapi juga paling fokus. (***)
Editor : Alfian Yusni