Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

GEBRAKAN OKTOBER! 10 Cabor Beladiri Siap Gemparkan PON Beladiri 2025 di Kudus

Pujo Nugroho • Selasa, 10 Juni 2025 | 14:37 WIB
Cabor kempo menjadi salah satu cabor yang akan dipertandingkan dalam PON Beladiri pada Oktober mendatang di Kudus, Jawa Tengah.
Cabor kempo menjadi salah satu cabor yang akan dipertandingkan dalam PON Beladiri pada Oktober mendatang di Kudus, Jawa Tengah.

LombokPost - PON Beladiri siap menggebrak kancah olahraga nasional! Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat telah mengumumkan gelaran akbar PON Beladiri 2025 yang dijadwalkan pada Oktober mendatang.

Ajang prestisius PON Beladiri ini akan dipusatkan di Kudus, Jawa Tengah, dengan tujuan utama melahirkan atlet-atlet beladiri potensial untuk multievent internasional. Persiapan intensif tengah dilakukan, dan antusiasme menyambut PON Beladiri semakin memuncak.

Wakil Ketua KONI NTB, Agus Suharyan, membenarkan kabar ini.

"Surat dari KONI Pusat terkait PON Beladiri sudah kita terima. Nanti kita koordinasikan dengan pengprov cabor," ujarnya.

Ini menandakan dimulainya koordinasi lintas daerah demi suksesnya PON Beladiri yang pertama ini.

Sepuluh cabang olahraga (cabor) beladiri dipastikan akan unjuk gigi di PON Beladiri 2025. Mereka adalah gulat, judo, jujitsu, karate, pencak silat, sambo, kempo, taekwondo, tarung derajat, dan wushu.

Masing-masing cabor akan mempertandingkan berbagai nomor, mulai dari tarung hingga seni gerak, menjanjikan tontonan yang seru dan kompetitif bagi para penggemar beladiri.

Rincian nomor pertandingan di PON Beladiri ini pun tak main-main:

Gulat: 12 nomor putra dan 6 nomor putri.

Judo: 9 nomor putra, 9 nomor putri, dan 1 nomor campuran.

Jujitsu: 9 nomor putra dan 6 nomor putri.

Karate: 9 nomor putra dan 8 nomor putri.

Pencak Silat: 10 nomor putra dan 6 nomor putri.

Sambo: 16 nomor putra dan 16 nomor putri.

Kempo: 12 nomor putra dan 12 nomor putri.

Taekwondo: 11 nomor putra dan 11 nomor putri.

Tarung Derajat: 12 nomor putra dan 8 nomor putri.

Wushu: 20 nomor putra dan 17 nomor putri.

Agus Suharyan menambahkan bahwa tak semua nomor yang dipertandingkan adalah nomor tarung.

"Ada juga nomor seni geraknya," jelasnya, menunjukkan keberagaman kompetisi di PON Beladiri ini.

Sementara itu, untuk PON Beladiri 2026 yang akan datang, direncanakan ada 8 cabor tambahan yang akan dipertandingkan, yaitu anggar, hapkido, kick boxing, muaythai, yongmodo, MMA, kurash, dan tinju.

Meski antusiasme tinggi, sejumlah Pengprov Cabor beladiri di daerah masih menunggu informasi teknis lebih lanjut terkait PON Beladiri ini.

"Sejauh ini masih koordinasi saja. Belum ada info yang pasti," ungkap Sekretaris Pengprov Perkemi NTB, Roli Apriansyah.

Ia menyoroti pentingnya kejelasan aturan teknis, termasuk penentuan atlet dan pembiayaan, demi kelancaran persiapan.

"Masih serba rancu. Karena kita menunggu arahan dari PB Perkemi dan KONI Provinsi. Ini menyangkut pembiayaan juga, belum jelas siapa yang akan bertanggungjawab untuk itu," tambahnya.

Namun, semangat untuk berpartisipasi di PON Beladiri tak luntur. Sekretaris Pengprov PJSI NTB, I Nyoman Diantara, menegaskan komitmen PJSI NTB untuk mengirimkan atlet terbaik mereka.

"Sekarang kita fokus kejurprov dan kejurnas dulu. Hasil dari sini akan kita bahas kemudian," pungkasnya. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan, persiapan menuju PON Beladiri terus berjalan dengan tekad kuat untuk meraih prestasi.

Editor : Pujo Nugroho
#Koni Pusat #PON Beladiri 2025 #olahraga beladiri #kudus jawa tengah #PON Beladiri