Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Laga Terakhir Muller! Bayern Munchen Ngamuk di Piala Dunia Antarklub, Bidik Juara Mulai dari Auckland City

Alfian Yusni • Minggu, 15 Juni 2025 | 10:30 WIB
Bagi Thomas Muller, turnamen ini adalah momen perpisahan yang emosional. Namun, tidak ada ruang untuk air mata. (Foto: instagram)
Bagi Thomas Muller, turnamen ini adalah momen perpisahan yang emosional. Namun, tidak ada ruang untuk air mata. (Foto: instagram)

LombokPost - Bayern Munchen membidik trofi Piala Dunia Antarklub sebagai persembahan terakhir untuk sang legenda, Thomas Muller.

Turnamen prestisius ini akan dimulai dari duel kontra wakil Australia, Auckland City, di TQL Stadium, Ohio, Minggu (15/6).

Thomas Muller, yang akan meninggalkan Bayern Munchen usai turnamen ini, memastikan bahwa timnya tak datang untuk sekadar tampil.

“Kami datang untuk menang. Fokus kami adalah pertandingan pertama melawan Auckland City dan selanjutnya meraih gelar,” tegas Muller, seperti dikutip dari laman resmi Bayern Munchen.

Pelatih Vincent Kompany juga sudah memberi arahan tegas: Piala Dunia Antarklub harus dimenangkan.

Muller menegaskan kembali pesan sang pelatih: “Semangat sudah terbentuk. Tidak ada keraguan. Kami ingin memenangkannya.”

Meski laga kontra Auckland City terkesan mudah di atas kertas, Kompany dan para pemain Bayern enggan meremehkan lawan.

Kemenangan di laga pembuka akan menjadi modal penting sebelum menghadapi dua tim kuat lainnya di Grup C Piala Dunia Antarklub, yakni Boca Juniors (Argentina) dan Benfica (Portugal).

Manuel Neuer, kiper utama Bayern, juga menyuarakan optimisme serupa. “Kami akan memainkan sepak bola yang sukses. Kami datang untuk bersaing dan merebut gelar juara Piala Dunia Antarklub,” tegasnya.

Neuer juga menyambut positif format baru Piala Dunia Antarklub yang melibatkan lebih banyak tim elite dunia. “Dalam beberapa tahun ke depan, format ini akan menjadi semakin penting,” katanya.

 

Bagi Thomas Muller, turnamen ini adalah momen perpisahan yang emosional. Namun, tidak ada ruang untuk air mata.

“Saya senang berada di sini. Hal terbaik bagi saya adalah tetap bermain sepak bola, dan saya ingin menutup perjalanan saya dengan trofi,” katanya penuh semangat.

Dengan kekuatan penuh, target juara jelas terpasang di benak semua pemain Bayern Munchen.

Mulai dari laga perdana lawan Auckland City, hingga potensi bentrok melawan lawan tangguh seperti Boca Juniors dan Benfica, Bayern bersiap mengamuk demi supremasi dunia. (***)

Editor : Alfian Yusni
#thomas muller #piala dunia antarklub #bayern munchen #Pensiun