LombokPost - Krisis di sektor pertahanan Manchester United belum juga mereda. Musim lalu jadi salah satu musim terburuk bagi lini belakang Setan Merah.
Total 54 gol bersarang ke gawang MU di Premier League. Penyebab utamanya? Blunder Andre Onana!
Kiper asal Kamerun itu dianggap sebagai titik lemah Manchester United sejak bergabung musim lalu. Blunder Onana kerap terjadi di laga-laga penting.
Tak sedikit fans dan legenda klub yang frustrasi. Bahkan, eks kiper legendaris Edwin van der Sar pun ikut buka suara, menyebut Onana dijadikan kambing hitam.
Namun, statistik tak bisa dibantah Onana mencatatkan salah satu jumlah kesalahan terbanyak di antara semua kiper Premier League musim lalu.
Tak hanya itu, blunder Onana juga membuat MU tersingkir di berbagai ajang. Dari Liga Champions hingga Liga Europa, Onana gagal memberikan rasa aman di bawah mistar.
Akibatnya, manajemen MU memasukkan sektor kiper sebagai prioritas utama di bursa transfer musim panas 2025 ini.
Satu nama yang kini santer disebut bakal jadi kiper baru MU adalah Marcin Bulka, penjaga gawang utama OGC Nice di Ligue 1.
Marcin Bulka tampil konsisten sepanjang musim lalu dengan mencatatkan 34 penampilan dan meraih 8 kali clean sheet.
Sosoknya dinilai lebih tenang, tak mudah panik saat ditekan, dan punya postur ideal dengan tinggi hampir dua meter.
MU dikabarkan telah memantau penampilan kiper OGC Nice itu sejak awal 2024. Marcin Bulka juga masuk radar beberapa klub Eropa lainnya berkat performanya bersama Timnas Polandia.
Ia bahkan mendapat penghargaan pemain terbaik Ligue 1 edisi September 2023 dan gelar "Newcomer of The Year" di negaranya.
Sementara itu, masa depan Andre Onana masih abu-abu. Dalam wawancara terbaru, Onana enggan memastikan apakah ia akan bertahan di Old Trafford atau tidak.
Kiper 28 tahun itu hanya menyebut akan berbicara dengan manajemen setelah Euro 2024.
MU jelas tak ingin mengulangi musim kelam. Dengan pertahanan yang acak-acakan dan blunder Onana yang terus menghantui, Setan Merah butuh revolusi di bawah mistar.
Kedatangan Marcin Bulka bisa jadi jawaban sekaligus awal dari babak baru pertahanan MU musim depan. (***)
Editor : Alfian Yusni