Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gegara Perang Iran vs Israel, 3 Negara Batal Tanding di Kejuaraan Anggar Asia 2025 Bali!

Alfian Yusni • Selasa, 17 Juni 2025 | 14:32 WIB
Indonesia tetap tampil total sebagai tuan rumah Kejuaraan Anggar Asia 2025. (Foto: instagram)
Indonesia tetap tampil total sebagai tuan rumah Kejuaraan Anggar Asia 2025. (Foto: instagram)

LombokPost - Perang Iran vs Israel bikin tiga negara mundur dari Kejuaraan Anggar Asia 2025 di Bali. Iran, Irak, dan Kuwait resmi menarik diri akibat situasi geopolitik yang memanas.

Kejuaraan Anggar Asia 2025 atau Asian Senior Fencing Championships 2025 yang digelar di Bali International Convention Centre, Westin Resort Nusa Dua, pada 17–23 Juni 2025, awalnya diikuti 30 negara.

Namun, karena efek lanjutan dari perang Iran vs Israel, jumlah peserta kini tinggal 27 negara.

"Ketidakhadiran ketiga negara bukan karena disengaja, tetapi karena force majeure akibat perang Iran vs Israel yang saat ini memanas," ujar Sekretaris Jenderal PB Ikasi, Firtian Judiswandarta.

Tim Kuwait bahkan disebut sudah berada di dalam pesawat ketika membatalkan penerbangan. Iran dan Irak juga menyampaikan permintaan maaf resmi kepada panitia.

Perang Iran vs Israel pecah pada Jumat, 13 Juni 2025, ketika Israel melancarkan serangan udara ke wilayah Teheran dengan lebih dari 200 jet tempur.

Iran membalas serangan dengan meluncurkan ratusan drone ke Israel. Ketegangan ini membuat kawasan Timur Tengah bergejolak dan menyeret perhatian dunia.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menyebut tindakan Israel sebagai “deklarasi perang” dan menjanjikan hukuman keras.

Menteri Luar Negeri Iran bahkan telah mengajukan protes resmi ke PBB, mendesak Dewan Keamanan mengintervensi.

Meski dihantam badai geopolitik, Indonesia tetap tampil total sebagai tuan rumah Kejuaraan Anggar Asia 2025.

Sebanyak 25 atlet anggar Indonesia diturunkan, sekaligus sebagai persiapan menuju SEA Games 2025 di Thailand pada akhir tahun.

 “Ini tetap jadi ajang penting karena poin-poinnya menentukan peluang menuju Olimpiade Los Angeles 2028,” tegas Firtian Judiswandarta, yang akrab disapa Yudis.

Kejuaraan ini rencananya akan dibuka langsung oleh Presiden Konfederasi Anggar Asia (FCA), Sheik Salem bin Sultan Al Qasimi.

Venue di The Westin Resort Nusa Dua pun disebut sudah sesuai standar internasional, mendapat pujian dari Komite Teknik FCA.

Yudis menyampaikan keprihatinannya atas kondisi yang membuat Iran, Irak, dan Kuwait mundur dari Kejuaraan Anggar Asia 2025.

Dia berharap perang Iran vs Israel segera berakhir agar dunia olahraga bisa kembali berjalan damai.

Dalam pertemuan dengan Anggota Komite Eksekutif Federasi Anggar Internasional (FIE), Wang Aibin, Yudis juga menyampaikan usulan agar wasit untuk Kejuaraan Dunia Anggar Kadet 2026—yang akan digelar di Indonesia—dapat diambil dari negara-negara terdekat untuk menekan biaya operasional.

Di luar arena pertandingan, kejuaraan ini juga menjadi penggerak sport tourism di Bali. Panitia bekerja sama dengan ITDC dan pemda setempat untuk menyiapkan fasilitas terbaik bagi atlet, ofisial, dan tamu internasional. (***)

 

 

Editor : Alfian Yusni
#Bali #Asian Senior Fencing Championships 2025 #Kejuaraan Anggar Asia 2025 #Iran vs israel #situasi geopolitik