LombokPost - Terungkap sudah 3 part baru Aprilia RS-GP yang bikin tim Ducati mulai ketar-ketir. Tanpa perlu menunggu Jorge Martin tampil balapan serius karena masih dalam pemulihan cedera, performa Aprilia malah melonjak tajam di lintasan.
Ketiga part baru ini jadi kunci sukses Marco Bezzecchi tembus podium Silverstone dan menggebrak tes Aragon.
Part baru Aprilia ini dikembangkan langsung oleh tim riset Aprilia Racing di bawah komando Fabiano Sterlacchini (Direktur Teknik) dan Marco De Luca (Kepala Proyek).
Tidak main-main, perangkat ini terbukti langsung mengangkat performa motor dan rider Aprilia, meskipun Jorge Martin belum bisa balapan sejak tes Sepang.
Aerodinamika Baru: Lebih Lembut, Lebih Menekan
Perangkat pertama adalah paket aerodinamika anyar. Fairing Aprilia RS-GP kini didesain ulang dengan garis-garis halus dan winglet biplane depan yang lebih melengkung.
Hasilnya, downforce meningkat signifikan tanpa menambah drag. Konsep S-duct ala Formula 1 pun diterapkan demi meningkatkan aliran udara dan pendinginan mesin.
Dalam tes privat di Aragon awal Juni 2025, Bezzecchi menyebut fairing ini “terasa lebih baik, lebih stabil saat cornering”.
Bahkan ia termasuk dari empat rider yang mampu tembus waktu 1 menit 47 detik, bersanding dengan Marc Marquez, Alex Marquez, dan Pecco Bagnaia.
Height Device Baru: Start Makin Ganas
Part kedua adalah height device baru, atau perangkat penurun ketinggian saat start. Versi baru ini lebih presisi dalam mengunci posisi suspensi sehingga motor langsung melesat dari grid.
Baca Juga: Alex Marquez Tiba-Tiba Jadi Penantang Juara MotoGP 2025! Marc Mulai Ketar-Ketir?
Meski sempat macet di Sprint Silverstone, perangkat ini tetap diklaim sukses bikin start Aprilia lebih agresif.
Para pembalap menyebut perasaan yang lebih stabil dan akselerasi lebih bertenaga ketika perangkat ini aktif.
Upgrade ini menjawab kebutuhan motor MotoGP yang makin mengandalkan performa di momen-momen start.
Knalpot V4 Anyar: Suara Baru, Tenaga Lebih Buas
Terakhir, part ketiga adalah sistem knalpot baru besutan SC-Project, mitra resmi Aprilia. Knalpot model 4-in-2 dengan teknologi throttle valve ini dibuat khusus untuk mendukung penyetelan mesin V4 90 derajat.
Tujuannya? Power delivery lebih smooth di mid-range dan kontrol lebih mudah saat keluar tikungan cepat.
Knalpot ini dikembangkan bersamaan dengan revisi mapping ECU yang menjadikan motor lebih mudah dikendarai dalam berbagai kondisi, termasuk di sirkuit seperti Silverstone dan Aragon yang teknikal.
Bezzecchi Buktikan, Aprilia Tak Perlu Tunggu Martin
Meskipun Jorge Martin belum menjalani satu pun race MotoGP 2025 akibat cedera sejak Qatar, Aprilia RS-GP 2025 tetap tampil memikat.
Marco Bezzecchi yang kini berada di posisi 7 klasemen pembalap menjadi bukti bahwa paket teknis baru ini benar-benar bekerja.
Dengan part baru Aprilia ini, tak berlebihan jika Ducati dan Honda mulai waspada. Aprilia bukan lagi tim penggembira, melainkan pesaing serius untuk podium.
Tes Aragon dan hasil Silverstone jadi indikasi nyata bahwa paket teknis ini bisa jadi pembuka jalan gelar.
3 part baru Aprilia—fairing aerodinamika, height device terbaru, dan knalpot V4 anyar, telah mengubah peta persaingan MotoGP 2025.
Meski Jorge Martin belum tampil, Bezzecchi dan tim Aprilia sukses membuktikan bahwa performa bisa tetap top. Ducati? Waspadalah! (***)
Editor : Alfian Yusni