Keputusan Amorim mencoret Rashford dan Sancho dari tur pramusim menunjukkan sikap tegas pelatih Portugal tersebut.
Ia ingin merombak tim dan hanya mempertahankan pemain yang siap total berjuang untuk Manchester United.
Menurut laporan The Sun dan TribalFootball, seorang sumber dalam klub menyebut bahwa Ruben Amorim hanya menginginkan pemain yang siap “mati demi seragam” dan mengikuti visi taktiknya.
Baca Juga: Manchester United vs Arsenal Buka Premier League 2025, Start Berat Ruben Amorim
Ia juga ingin skuad ramping yang solid, tanpa gangguan dari pemain-pemain yang tak lagi punya semangat untuk Setan Merah.
“Ia juga menginginkan skuad yang lebih kecil untuk menciptakan ikatan tim yang erat sehingga setiap orang mendapat cukup waktu bermain untuk mencapai kebugaran puncak saat dibutuhkan. Ia tidak menginginkan orang yang buruk atau gangguan," ujar sumber tersebut.
Langkah Amorim ini menjadi pukulan telak bagi Marcus Rashford, yang sebelumnya sempat dipinjamkan ke Aston Villa.
Baca Juga: Real Betis Ingin Pinjam Lagi Antony, Manchester United Ngotot Jual Permanen
Sementara Sancho musim lalu dipinjamkan ke Chelsea, Antony ke Real Betis, dan Garnacho lebih sering jadi cadangan.
Empat nama ini tak akan dibawa dalam tur utama MU ke Amerika Serikat, di mana mereka dijadwalkan menghadapi Bournemouth, West Ham, dan Everton, setelah lebih dulu menyelesaikan rangkaian laga di Malaysia dan Hong Kong.
Musim lalu, Manchester United finis di posisi ke-15, hasil terburuk sejak 1973/74. Amorim kini dibebani tugas berat untuk mengangkat prestasi klub, dan salah satu caranya adalah membersihkan pemain yang dianggap tidak berkontribusi maksimal.
Baca Juga: Liverpool Jadi Klub Tersukses di Inggris, Manchester United Terpeleset
Rashford, Sancho, Garnacho, dan Antony kini secara terbuka masuk daftar jual, dan MU berharap mereka bisa laku selama bursa transfer musim panas 2024/2025 ini.
Editor : Redaksi Lombok Post