Lombok Post - Ternyata ini alasan AC Milan mendatangkan Luka Modric. Luka Modric memang sudah ada kesepakatan gabung AC Milan.
Luka Modric kini sudah setuju gabung ke AC Milan dan segera akan menandatangani kontrak setelah Piala Dunia Antarklub 2025.
Sebenarnya cukup mengherankan keputusan mendatangkan Modric. Gelandang gaek yang musim ini masih berseragam Real Madrid itu disebut akan kurang produktif lagi di lapangan hijau.
Untuk ukuran pemain sepak bola usianya sudah tak muda lagi. Pada 9 September mendatang, usianya menginjak 40 tahun.
Di Real Madrid Luka Modric lebih sering turun dari bangku cadangan. Terbaru dia sebagai pemain pengganti di ajang Piala Dunia Antarklub.
Yaitu ketika El Real bertemu RB Salzburg di Piala Dunia Antarklub pada Jumat (27/6). Modric mencatatkan menit bermain 23 menit.
Di La Liga musim lalu Modric mencatatkan 35 penampilan bersama Real Madrid. Keputusan Madrid tidak memperpanjang kontrak Modric jelas karena faktor usia.
Jadi, cukup mengherankan di balik keputusan AC Milan yang malah merekrut Madrid.
Tetapi, ada yang menyebut kehadiran Modric bukan karena faktor produktifitas. Dia didatangkan sebagai pemimpin di tim.
Milan nyungsep di semua kompetisi disebut karena kehilangan sosok pemimpin di tim. Kehadiran Modric diprediksi akan mengangkat performa tim.
Ini sejalan dengan yang disampaikan Direktur AC Milan Igli Tare. Dia menilai Modric sosok yang dibutuhkan Milan saat ini.
"Kami membutuhkan pemimpin baru dalam tim. Modric sudah memenangkan segalanya dan bisa jadi pemain kunci kami," jelasnya.
Modric sudah 13 tahun berseragam Real Madrid dan telah memenangkan 28 gelar. Sejak bergabung tahun 2012 lalu, dia berhasil membawa Real Madrid ke era kejayaan luar biasa.
Modric sudah mengumumkan perpisahannya dengan Real Madrid lewat akun sosial medianya.
“Waktunya telah tiba. Momen yang tak pernah saya bayangkan akan datang. Tapi inilah sepak bola. Ada awal dan ada akhir,” tulis Modric.
“Saya datang dengan ambisi, tapi tak menyangka akan mendapatkan begitu banyak cinta, gelar, dan kenangan," tulisnya.
Luka Modric sempat diprediksi tidak terlalu aktif sebagai pemain. Dia akan lebih banyak terlibat dalam manajemen.
Terlebih setelah Modric memutuskan menjadi salah satu investor untuk klub divisi dua Inggris Swansea City.
Berapa persen saham yang dimiliki Modric tak diungkap dengan pasti, hanya disebut minoritas. Ia juga tak akan langsung bekerja di balik layar menangani klub.
Editor : Rury Anjas Andita