LombokPost – Geliat bola basket nasional kian membara di Kota Mataram. Sebanyak 110 pebasket muda, putra dan putri, dari berbagai provinsi di kawasan timur Indonesia membanjiri ajang Seleksi Nasional (Seleknas).
Ini jadi bukti nyata semangat dan potensi luar biasa generasi muda bola basket Tanah Air yang siap unjuk gigi di kancah global.
Seleknas yang digelar ini bukan sekadar ajang biasa. Dari ratusan peserta, hanya 30 pemain terbaik yang akan lolos ke tahap berikutnya.
Ketua Pengprov Perbasi NTB, Mohamad Shalahuddin menjelaskan bahwa Indonesia resmi ditunjuk Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) sebagai tuan rumah Piala Dunia Basket FIBA Wanita U-17 2028 dan Piala Dunia Basket FIBA U-19 2029.
PP Perbasi mencari sekitar 30 pemain muda bertalenta dan berprestasi, baik putra maupun putri, dari seluruh Indonesia. "Pemain putri yang dicari berusia 13-14 tahun. Kalau putra berusia 14-15 tahun," tuturnya.
Tujuannya jelas, para pemain terpilih ini akan dibina dan diberikan pengalaman mengikuti serangkaian program Training Camp.
Setelah menjalani seleksi di Mataram, 30 pemain tersebut akan diseleksi lebih lanjut oleh Badan Tim Nasional (BTN) sebagai bagian dari program pembinaan jangka panjang. Ini demi membentuk tim nasional bola basket yang tangguh, siap berlaga di kancah internasional, termasuk FIBA World Cup KU 17 dan KU 19.
Lebih dari sekadar mencari bakat, kegiatan Seleknas ini juga bertujuan memperkuat ekosistem bola basket nasional, khususnya di NTB.
Dengan adanya Seleknas ini, diharapkan semakin banyak bibit-bibit unggul bola basket yang bermunculan, membawa harum nama Indonesia di pentas dunia.
Kepercayaan FIBA ini akan memberikan dampak jangka panjang bagi pengembangan bola basket di tanah air, khususnya untuk level pembinaan.
Semangat membara para peserta Seleknas di Mataram ini menunjukkan masa depan bola basket Indonesia yang cerah.
Sementara itu, Menpora Dito Ariotedjo dalam rilisnya mengatakan pemerintah akan mendukung penuh penyelenggaraan kejuaraan dunia tersebut.
Menurut Dito ini selaras dengan visi pemerintah dalam memajukan olahraga industri. ”Kami akan memastikan bahwa fasilitas, infrastruktur, dan sumber daya manusia siap mendukung terlaksananya event bertaraf dunia ini,” pungkasnya. (puj)
Editor : Pujo Nugroho