LombokPost - Klub raksasa Inggris, Liverpool, resmi memperpanjang masa penghormatan untuk Diogo Jota di Anfield.
Keputusan ini diambil setelah gelombang dukacita dari seluruh penjuru dunia terus mengalir bagi pemain asal Portugal yang wafat secara mendadak pada 3 Juli 2025.
Diogo Jota dikenal sebagai pemain penuh semangat yang telah mempersembahkan momen-momen penting bagi Liverpool.
Untuk menghormatinya, klub akan menayangkan program khusus bertajuk “Remembering Diogo: Our Number 20” melalui LFC TV (All Red Video) yang berisi cuplikan kenangan selama lima musim Diogo Jota membela The Reds.
Acara ini menjadi salah satu bentuk penghormatan mendalam dari klub dan fans.
Di Anfield, suasana haru masih terasa. Buku kondolensi yang dibuka sejak kabar duka itu merebak kini diperpanjang masa operasionalnya.
Ribuan fans terus berdatangan menaruh bunga, syal merah, hingga surat cinta untuk Jota.
Sejumlah legenda klub seperti John Aldridge juga tampak memberi penghormatan secara langsung di stadion kebanggaan Liverpool tersebut.
Tak hanya di Inggris, penghormatan juga mengalir dari tanah kelahiran Jota. Timnas Wanita Portugal memberikan tribut menyentuh saat laga Euro Wanita 2025 melawan Italia.
Mereka mengenakan jersey pemanasan bertuliskan “Diogo J” di bagian punggung. Ini menjadi simbol bahwa semangat dan nama Jota tak akan lekang di hati rakyat Portugal.
Dari benua Amerika, mantan rekan Jota di Wolves dan sesama striker, Raul Jimenez, melakukan selebrasi ikonik ala Jota saat mencetak gol dalam final Gold Cup 2025.
Ia juga mengenakan kaus bertuliskan nama Jota saat memasuki lapangan, sebuah penghormatan emosional yang viral di media sosial.
Sementara itu, legenda The Reds lainnya, Ian Rush, tak dapat hadir langsung di pemakaman Jota di Portugal karena tengah berduka atas kehilangan saudara kandungnya.
Namun, melalui akun Instagram-nya, Rush menyampaikan bahwa Diogo Jota adalah “our lad from Portugal” yang akan selamanya dikenang oleh keluarga besar Liverpool.
Sebagai bentuk solidaritas lintas disiplin, grup musik Oasis bahkan menyisipkan penghormatan untuk Jota dalam konser reuni mereka baru-baru ini, menegaskan betapa besar dampak pemain bernomor punggung 20 itu tak hanya di lapangan hijau, tetapi juga di budaya populer. (***)
Editor : Alfian Yusni