Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Martin Zubimendi Jenderal Lini Tengah Anyar Arsenal, Siap Guncang Premier League

Pujo Nugroho • Rabu, 9 Juli 2025 | 17:07 WIB
Martin Zubimendi menjadi jenderal lini tengah baru Arsenal yang siap mengguncang Premier League.
Martin Zubimendi menjadi jenderal lini tengah baru Arsenal yang siap mengguncang Premier League.

LombokPost - Martin Zubimendi, nama ini mungkin belum segemuruh Rodri atau Xavi Alonso, namun talenta Martin Zubimendi tak bisa diremehkan. Sejak menembus tim utama Real Sociedad pada musim 2020/21, gelandang berusia 26 tahun ini dengan cepat menjelma menjadi salah satu bintang paling bersinar di tanah kelahirannya, Spanyol.

Puncaknya, peran krusialnya bersama Mikel Merino di Euro 2024, di mana ia sukses menggantikan Rodri dan membawa Spanyol juara, menegaskan bahwa Martin Zubimendi adalah permata langka yang siap menggebrak panggung sepak bola Eropa, terutama Premier League.

Perjalanan Martin Zubimendi menuju status gelandang bertahan elit dimulai di Real Sociedad, klub masa kecilnya. Kepergian David Zurutuza dan berakhirnya masa pinjam Martin Odegaard membuka pintu baginya.

Martin Zubimendi dengan cepat membuktikan dirinya sebagai jangkar tak tergantikan, membawa Sociedad menembus Liga Champions. Ia bahkan menjadi pahlawan tak terduga di Euro 2024. Saat Rodri ditarik keluar di final, Martin Zubimendi masuk dan tampil fantastis, 24 dari 26 operan sukses, memenangkan kelima duelnya, dan menjadi pemain dengan tekel terbanyak selama di lapangan. Pelatih Spanyol, Luis De la Fuente, tak ragu menjulukinya sebagai "gelandang terbaik kedua di dunia" setelah Rodri, memuji ketenangan dan keandalannya.

Statistik Memukau Sang Pengatur Irama

Angka-angka tak bisa berbohong, Martin Zubimendi adalah seorang dirigen orkestra di lini tengah. Ia sangat nyaman dengan bola, piawai mengatur tempo dan ritme permainan. Di La Liga musim 2024/25, ia menduduki posisi keempat dalam jumlah operan (1.752), operan sukses (1.479), dan sentuhan bola (2.197). Statistik ini semakin mengesankan mengingat Real Sociedad hanya finis di posisi ke-11 akibat badai cedera.

Tak hanya itu, Martin Zubimendi terlibat dalam 1.284 sekuens operan open-play, menempatkannya di posisi ketiga di antara semua gelandang bertahan dan tengah di La Liga. Ini menunjukkan kemampuannya yang luar biasa dalam merebut bola kembali dan mengubahnya menjadi serangan mematikan. Dari 1.284 sekuens tersebut, 337 di antaranya dimulai olehnya, sebuah bukti nyata kecenderungannya untuk memenangkan bola dan mengawali serangan balik.

Ia juga memiliki kemampuan luar biasa dalam melepaskan operan pemecah lini. Hanya trio Real Madrid, Luka Modric, Federico Valverde, dan Aurelien Tchouameni, yang menghasilkan lebih banyak operan pemecah lini di lini tengah darinya. Dengan 147 operan ke sepertiga akhir dan 29 operan yang membelah pertahanan, Martin Zubimendi akan sangat berharga untuk membongkar pertahanan rapat lawan di Premier League.

Gelandang Bertahan Multitalenta

Meskipun Martin Zubimendi dikenal sebagai gelandang bertahan, pengaruhnya jauh melampaui area pertahanan. Ia memiliki visi bermain yang luas, dengan rata-rata 16.7 operan open-play ke depan, 14.0 ke kiri, dan 15.5 ke kanan per 90 menit. Ini menunjukkan kemampuannya dalam memindai semua opsi dan membuat lawan terus menebak pergerakan tim.

Persentase operan ke depan Martin Zubimendi mencapai 31%, setara dengan Martin Odegaard (32%) di musim 2024/25, dan bahkan mengungguli nama-nama besar Premier League seperti Enzo Fernandez (29%), Sandro Tonali (28%), Ryan Gravenberch (27%), serta legenda Manchester City, Kevin De Bruyne (27%).

Secara posisi, Martin Zubimendi sangat disiplin, menjaga ruang di depan bek tengah dengan rapi, namun tetap menjadi opsi di sekitar lingkaran tengah untuk mengalirkan bola ke arah yang berbeda dan menghidupkan kembali permainan.

Benteng Tangguh dan Kreator Serangan Balik

Selain gaya operannya yang metronomik, kemampuan bertahan Martin Zubimendi juga patut diacungi jempol. Ia adalah petarung sejati di lapangan, terlibat dalam 282 duel dalam 36 penampilan liga musim lalu, dengan tingkat keberhasilan 58%.

Angka ini meningkat menjadi 62% dalam duel udara, meskipun tinggi badannya 5'11", menjadikannya yang tertinggi keempat di divisi tersebut.

Hanya satu pemain di La Liga yang berhasil memenangkan kembali penguasaan bola di sepertiga tengah lapangan lebih banyak darinya di musim 2024/25. Dengan rata-rata 1.3 intersep dan 2.2 tekel per 90 menit, Martin Zubimendi adalah motor penggerak ideal untuk memulai serangan balik dan menginisiasi pergerakan tim.

Baik saat melakukan pekerjaan kotor di pertahanan atau mengirimkan operan-operan sempurna, Martin Zubimendi adalah pemain tim yang luar biasa. Ia terlihat siap untuk mengukir namanya di Premier League dan membantu tim meraih lebih banyak trofi. Jika ia berhasil, maka nama Martin Zubimendi akan semakin sering disebut bersama para gelandang Spanyol legendaris lainnya seperti Rodri. (puj)

Editor : Pujo Nugroho
#Rodri #premier league #transfer pemain #arsenal #martin zubimendi