Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kepa Arrizabalaga, Penjaga Gawang Termahal Dunia Kini Kembali ke Premier League, Simak Fakta Menariknya

Pujo Nugroho • Kamis, 10 Juli 2025 | 11:12 WIB
Kepa Arrizabalaga, telah resmi bergabung dengan kesepakatan jangka panjang. Kepa akan bereuni dengan beberapa wajah familiar dari masa-masa di London barat dan tim nasional Spanyol
Kepa Arrizabalaga, telah resmi bergabung dengan kesepakatan jangka panjang. Kepa akan bereuni dengan beberapa wajah familiar dari masa-masa di London barat dan tim nasional Spanyol

LombokPost - Kiper tangguh berusia 30 tahun, Kepa Arrizabalaga, telah resmi bergabung dengan kesepakatan jangka panjang. Kepa akan bereuni dengan beberapa wajah familiar dari masa-masa di London barat dan tim nasional Spanyol.

Tentu saja, Kepa Arrizabalaga sudah tidak asing lagi bagi para penggemar Premier League sejak debutnya pada 2018. Tapi, ada beberapa fakta menarik tentang sang nomor 13 baru ini yang mungkin belum Anda ketahui.

Perjalanan Karier dan Kecintaan pada Sarung Tangan

Lahir dan besar di Ondarroa, sebuah desa nelayan kecil di pesisir Basque, Kepa Arrizabalaga memulai karier sepak bolanya bersama Athletic Club pada usia sembilan tahun. Setiap minggu, ia menempuh perjalanan 45 menit dengan taksi bersama tiga teman masa kecilnya, tiga atau empat kali seminggu sepulang sekolah.

Kerja keras itu membuahkan hasil. Pada usia 16, pelatih kipernya mengatakan bahwa ia akan mulai berlatih dengan tim utama. Setelah sempat bermain di tim B, debut penuhnya datang pada September 2016 saat ia berusia 21.

Tidak semua pemain tahu posisi apa yang ingin mereka mainkan saat dewasa, tetapi itu tidak berlaku bagi Kepa. Penjaga gawang baru ini sudah bertekad mengenakan sarung tangan sejak usia muda.

Bakat Tersembunyi: Juara Burung Kicau!

Selain kemampuannya di bawah mistar, Kepa Arrizabalaga punya bakat tersembunyi yang tak terduga: melatih burung bernyanyi! Bersama ayahnya, Kepa memelihara burung kenari dan mengajari mereka berkicau.

Kemampuannya begitu hebat, ia bahkan memenangkan kompetisi kicau burung regional. Pada tahun 2008 dan 2010, ia dinobatkan sebagai Juara Burung Kicau Vizcaya. "Saya melatih burung kapan pun saya bisa, di sela-sela latihan dan belajar," kenang Kepa muda setelah salah satu kemenangannya yang memukau para juri.

Kepa juga dikenal sebagai penjaga gawang yang proaktif. Ia selalu mengamati para kiper lain untuk inspirasi, seperti Iker Casillas, Manuel Neuer, dan mantan kiper Arsenal, Petr Cech, demi menguasai permainannya sendiri. Saat di Chelsea, Cech menjabat sebagai direktur teknik, dan Kepa sering meminta nasihatnya. 

Rekor Transfer dan Prestasi Gemilang

Kepa Arrizabalaga telah mewakili Spanyol di setiap level usia, dari U-18 hingga tim nasional senior. Ia mendapatkan caps pertamanya pada November 2017 melawan Kosta Rika sebagai pemain pengganti Pepe Reina. Saat ini, ia memiliki 13 caps untuk negaranya dan berada di skuad untuk Piala Dunia 2018 serta kesuksesan Nations League 2023, bersama rekan satu klub barunya, David Raya.

Kehebatan Kepa juga membantu Spanyol memenangkan Kejuaraan Eropa U-19, menyelamatkan dua penalti di semifinal melawan Prancis dalam perjalanan menuju kejayaan. Setelah sukses di Bilbao, kepindahan ke Real Madrid sempat ramai diberitakan.

Namun, Chelsea-lah yang akhirnya meminangnya. Kesepakatan yang membawa Kepa dari Basque ke Stamford Bridge dilaporkan senilai £72 juta, menjadikannya rekor transfer dunia untuk seorang penjaga gawang yang masih bertahan hingga hari ini. Di posisi kedua adalah Alisson dari Liverpool yang menelan biaya £67 juta, sementara Andre Onana dari Manchester United berada di urutan ketiga dengan £50 juta.

Musim terakhir Kepa Arrizabalaga membela Chelsea adalah musim 2022/23, di mana ia menjaga gawang sebanyak 29 kali di liga papan atas. Ini termasuk catatan 10 pertandingan tanpa kebobolan dan mencatatkan clean sheet ke-50 untuk The Blues.

Meski timnya mengakhiri musim tanpa trofi, ia memenangkan Premier League Save of the Season untuk penyelamatan luar biasanya yang menggagalkan Jacob Ramsey dari Aston Villa dalam kemenangan di Villa Park.

Dengan gelar Liga Europa, Piala Dunia Antarklub, dan Piala Super UEFA bersama Chelsea, serta gelar La Liga di Real Madrid, Kepa telah menikmati karier yang sangat gemilang hingga saat ini. Ia adalah salah satu dari sedikit pemain yang telah meraih medali juara Liga Champions dengan beberapa klub.

Ia berada di bangku cadangan saat Chelsea menang 1-0 atas Manchester City di Porto pada 2021, dan tiga tahun kemudian, ia membuat empat penampilan selama kampanye sukses Real Madrid, yang berpuncak pada kemenangan mereka atas Borussia Dortmund di Wembley.

Setelah kurang mendapatkan tempat di Chelsea, Kepa dipinjamkan ke Real Madrid pada 2023/24, di mana cedera membatasi waktu bermainnya hanya dalam 20 pertandingan. Namun, sang kiper membuat comeback sukses di Premier League pada 2024/25 saat dipinjamkan ke Bournemouth.

Kepa membuat 31 penampilan untuk The Cherries di kasta tertinggi, termasuk dua kemenangan atas kami saat Bournemouth finis di posisi kesembilan. Selain itu, ia meraih penghargaan Premier League Save of the Month untuk Februari 2025 berkat penyelamatan refleksnya yang menggagalkan.

Pada September 2021, Kepa Arrizabalaga mengukir namanya dalam sejarah Chelsea berkat kepahlawanannya dalam adu penalti. Penggagalan penalti Marvelous Nakamba dari Aston Villa adalah penyelamatan ketujuhnya dalam adu penalti untuk The Blues, melampaui Petr Cech.

Keberhasilannya dalam adu penalti termasuk menggagalkan Tottenham di semifinal Carabao Cup pada 2019, serta Eintracht Frankfurt di semifinal Liga Europa pada tahun yang sama.

Ia juga menyelamatkan tendangan Aissa Mandi dan Raul Albiol untuk membantu Chelsea mengalahkan Villarreal di Piala Super Eropa 2021. Kini, Kepa siap membuktikan kembali kualitasnya di klub barunya (puj)

 

Editor : Pujo Nugroho
#penjaga gawang #kepa arrizabalaga #premier league #kiper termahal dunia #arsenal