Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Iga Swiatek Tak Terduga Juara Wimbledon, Ciptakan Sejumlah Rekor di Final Grand Slam

Rury Anjas Andita • Minggu, 13 Juli 2025 | 08:06 WIB
Iga Swiatek bikin kejutan di Wimbledon dengan menjuarai final 6-0, 6-0. Juara pertama asal Polandia, Swiatek ciptakan sejarah di lapangan rumput.
Iga Swiatek bikin kejutan di Wimbledon dengan menjuarai final 6-0, 6-0. Juara pertama asal Polandia, Swiatek ciptakan sejarah di lapangan rumput.

LombokPost - Iga Swiatek, petenis Polandia peringkat 8 dunia, mengejutkan dunia tenis dengan kemenangan fantastis di Wimbledon 2025.

Dalam final yang tak terduga, Swiatek mengalahkan Amanda Anisimova dengan skor telak 6-0, 6-0.

Kemenangan ini menandai sejarah besar bagi Swiatek, yang kini menjadi wanita pertama asal Polandia yang meraih gelar tunggal di Wimbledon.

Kejutan Sejarah di Centre Court

Kemenangan Swiatek tidak hanya mengejutkan karena skornya, tetapi juga karena dominasi yang ia tunjukkan di lapangan rumput.

Dalam waktu kurang dari satu jam, ia menyelesaikan pertandingan dengan sempurna, membuat Anisimova tidak berdaya.

"Menjadi juara Wimbledon terdengar luar biasa dan cukup surealis. Saya menghargai setiap menitnya. Saya bangga pada diri sendiri karena siapa yang menyangka itu?" ujar Swiatek dilansir dari wimbledon.com.

Keberhasilan ini juga menjadi momen spesial, karena ia menjadi pemain pertama sejak Monica Seles pada 1992 yang memenangkan enam final Grand Slam pertamanya.

Kemenangan ini terasa lebih emosional bagi Swiatek karena ia sebelumnya belum pernah melampaui perempat final di Wimbledon.

"Di sini, saya ragu dan saya harus membuktikannya sendiri. Wimbledon terasa lebih baik karena tidak ada yang mengharapkannya," tambahnya.

 

Swiatek Ciptakan Rekor dengan Kemenangan 6-0, 6-0

Kemenangan 6-0, 6-0 di final Wimbledon 2025 mengingatkan kita pada sejarah besar Steffi Graf yang mengalahkan Natasha Zvereva di Roland-Garros 1988.

Selain itu, ini adalah kemenangan pertama yang terjadi di Wimbledon sejak Dorothea Lambert Chambers mengalahkan Dora Boothby pada 1911 dengan skor serupa.

Swiatek pun merasa pencapaian ini sangat istimewa. "Saya tidak akan merayakannya dengan pasta dan stroberi, tapi dengan sesuatu yang lebih gila," ungkapnya.

Bagi Swiatek, lapangan rumput di Wimbledon bukanlah permukaan yang menguntungkan bagi permainan ofensifnya.

Namun, di musim ini, ia berhasil menaklukkan ketegangan dan kecanggungan yang biasanya ia rasakan.

"Saya harus menikmati bermain dengan sangat baik di lapangan rumput, karena siapa tahu apakah itu akan terjadi lagi?" katanya.

Keberhasilan Swiatek: Hasil Kerja Keras dan Keberanian

Selain kemenangan di final, Swiatek juga menampilkan permainan impresif di semifinal, mengalahkan Belinda Bencic dengan skor 6-0.

Keberhasilannya di Wimbledon ini membuktikan bahwa kerja keras dan keberanian untuk bermain di lapangan rumput memberi hasil yang luar biasa.

Swiatek kini menjadi sosok yang tak hanya digemari karena prestasinya, tapi juga karena ketenangannya menghadapi tekanan.

Di balik keberhasilannya, Swiatek tak bisa menutupi rasa terkejut dan bangganya.

"Wimbledon ini sangat istimewa bagi saya. Saya tidak menyangka bisa menjadi juara," ungkapnya dengan penuh rasa syukur.

Kemenangan ini tentu saja menjadi kebanggaan bukan hanya untuk Swiatek, tetapi juga bagi seluruh penggemar tenis Polandia.

Menghadapi Masa Depan, Swiatek Berharap Bisa Terus Berjaya

Melihat perjalanan Swiatek yang penuh kejutan, pertanyaan besar kini adalah apakah ia bisa mempertahankan gelar ini atau bahkan menambah koleksi Grand Slam-nya.

Meski demikian, Swiatek lebih memilih untuk menikmati setiap langkahnya. "Saya tidak ingin memberi peringkat pada Grand Slam saya, tapi ini adalah pengalaman yang tak terlupakan," tutupnya.

Editor : Rury Anjas Andita
#Final Wimbledon #grand slam #juara wimbledon #juara wimbledon 2025 #Iga Swiatek