LombokPost - Timnas U‑23 Indonesia tampil garang di laga perdana Grup A Piala AFF U‑23 2025. Indonesia bantai Brunei 8‑0 dalam pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa (15/7) malam.
Kemenangan telak ini menempatkan Garuda Muda di puncak klasemen dan membuat nama Jens Raven melambung tinggi setelah mencetak enam gol dalam satu pertandingan.
Kemenangan Indonesia 8-0 atas Brunei menjadi awal sempurna di kompetisi regional tersebut. Jens Raven langsung mencuri perhatian dengan gol cepatnya di menit ke‑2 dan ke‑8.
Pemain muda berdarah Belanda itu memanfaatkan assist cermat Rayhan Hannan dan menunjukkan insting gol luar biasa di lini depan. Indonesia bantai Brunei 8-0 dengan dominasi penuh sejak awal laga.
Baca Juga: Ini Pemain Bidikan Arsenal Jika Gagal Dapatkan Viktor Gyokeres
Setelah Raven, giliran Arkhan Fikri menambah pundi gol di menit ke-20 lewat tendangan keras dari luar kotak penalti. Raven kembali mencetak gol di menit ke‑30 dan ke‑32, menutup hat-trick dalam waktu 30 menit. Sebelum jeda, ia menambah satu gol lagi lewat titik penalti menit ke-40. Babak pertama pun ditutup dengan skor 5‑0 untuk Indonesia.
Di babak kedua, permainan Timnas tetap agresif. Raven mencetak gol keenamnya pada menit ke‑62. Dua gol tambahan lainnya lahir dari aksi individual Komang Teguh dan sundulan Rizky Ridho, menyempurnakan skor akhir menjadi 8‑0 untuk Indonesia.
Penguasaan bola Indonesia mencapai lebih dari 85%, sementara Brunei hanya bisa menguasai sekitar 11%. Statistik ini mencerminkan dominasi total Garuda Muda dalam laga tersebut.
Baca Juga: Resmi, Arsenal Dapatkan Pemain Buruannya, Langsung Ikut Tur Asia
Pelatih Timnas U-23, Gerard Vanenburg, mengaku puas dengan kemenangan besar ini, tetapi tetap mengingatkan anak asuhnya agar tak cepat puas. “Saya senang dengan intensitas dan determinasi mereka. Tapi finishing masih bisa lebih efektif. Kita tidak boleh lengah di laga selanjutnya,” ujarnya dikutip dari.
Kemenangan Indonesia 8-0 atas Brunei menjadi kemenangan terbesar dalam sejarah partisipasi Timnas U-23 di Piala AFF.
Jens Raven juga resmi menjadi pemain pertama yang mencetak double hat-trick di turnamen ini, mengalahkan rekor sebelumnya yang hanya empat gol dalam satu laga.
Kemenangan telak ini tentu menjadi modal penting sebelum laga berikutnya kontra Filipina pada 18 Juli. Indonesia butuh minimal hasil imbang untuk memastikan tiket ke semifinal, tetapi pelatih memastikan tim tetap memburu kemenangan penuh.
Baca Juga: Eksodus Pemain Arsenal di Bursa Transfer 2025, Dari Bintang Senior hingga Talenta Muda Dilepas
Indonesia bantai Brunei 8‑0 bukan sekadar skor besar, tapi juga cerminan kekuatan kolektif tim, kedalaman skuad, serta efektivitas pola permainan yang dirancang pelatih Vanenburg. Dengan tren positif ini, Garuda Muda kian mantap menuju jalur juara. (mardi)
Editor : Pujo Nugroho