LombokPost – Manny Pacquiao kembali ke ring pada usia 46 tahun untuk pertarungan pertama sejak Agustus 2021.
Petinju asal Filipina ini akan menghadapi Mario Barrios dalam perebutan sabuk juara dunia kelas welter WBC di MGM Grand, Las Vegas, pada akhir pekan ini (20/7).
Pertarungan ini menjadi langkah pertama Pacquiao dalam comeback yang penuh tantangan, terutama mengingat ia sudah lama tidak bertanding dan kini berhadapan dengan petarung yang lebih muda, Barrios, yang berusia 16 tahun lebih muda darinya.
“Aku sangat bersemangat untuk pertarungan ini karena aku ingin membuktikan kepada para penggemar bahwa Manny Pacquiao masih ada. Senang rasanya bisa kembali,” ungkap Pacquiao kepada BBC.
Dengan semangat yang tinggi, Pacquiao comeback setelah hampir empat tahun vakum, dan kali ini ia memiliki misi besar untuk membuktikan bahwa usia bukan halangan.
Pertarungan Comeback yang Dipertaruhkan
Namun, banyak yang bertanya-tanya apakah kemampuan bertinju Pacquiao masih sekuat dulu.
Setelah sekian lama tidak naik ring, kemampuan bertarungnya akan diuji oleh lawan yang sangat berbahaya.
Mario Barrios, petinju asal Amerika, adalah seorang yang cukup berpengalaman dan telah menunjukkan kualitas hebat di kelas welter.
Pacquiao sendiri mengakui kekhawatirannya tentang reputasinya yang bisa tercoreng jika ia gagal dalam comeback ini.
“Aku memang sedikit khawatir dengan reputasiku. Namun, aku memastikan bahwa aku bukan seperti petarung lain yang kembali tetapi tidak menunjukkan apa yang pernah mereka lakukan sebelumnya,” ujarnya.
Mimpi Baru: Juara Dunia Welter Tertua
Jika Manny Pacquiao berhasil mengalahkan Mario Barrios, ia akan mencatatkan rekor sejarah sebagai juara dunia kelas welter tertua dalam sejarah tinju profesional.
Rekor sebelumnya dipegangnya sendiri, yaitu saat meraih gelar juara dunia welter super WBA pada usia 40 tahun pada 2019.
Kini, ia memiliki kesempatan untuk mencetak sejarah baru dan kembali membuktikan kelasnya di atas ring.
"Aku yakin staf pelatihku seperti Freddie (Roach), Buboy (Fernandez), dan Justin (Fortune) akan jujur memberitahu jika aku sudah tidak memiliki semangat juang. Sejauh ini, mereka sangat puas dengan semangatku, dengan latihanku, serta kecepatan dan kekuatanku,” jelas Pacquiao.
Kepercayaan Pelatih dan Persiapan Sempurna
Freddie Roach yang dikenal sebagai pelatih legendaris Pacquiao, bersama dengan tim pelatih lainnya, telah mengungkapkan bahwa Pacquiao comeback dengan semangat yang luar biasa.
Meskipun usianya tidak muda lagi, persiapannya dalam latihan, kecepatan, dan kekuatan tubuhnya masih dalam kondisi yang sangat baik.
Dengan kepercayaan diri ini, Pacquiao ingin menunjukkan bahwa ia masih memiliki banyak hal untuk diberikan dalam dunia tinju.
Editor : Rury Anjas Andita