LombokPost-InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menepis isu rumor balapan MotoGP Mandalika tahun ini menjadi yang terakhir. Bahkan, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iwbal mengusulkan agar rangkaian MotoGP diperpanjang menjadi enam hari.
“Tidak, tidak ada selama ini pernyataan ITDC bahwa MotoGP tahun ini menjadi yang terakhir maupun MotoGP tahun tidak ada lagi. Apalagi gegara hosting fee, belum sampai kesitu,” tegas Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka, Senin (21/7).
Ajang MotoGP ini memiliki kontrak 10 seri yang harus diselenggarakan. Tahun ini adalah seri ketiga sehingga masih menyisakan tujuh seri ke depan. Setiap tahunnya ITDC selalu mengevaluasi penyelenggaraan MotoGP Mandalika di Indonesia. Bahkan keputusan pahit pernah diambil ITDC yang mencoret ajang WSBK beberapa tahun lalu.
“Ajang MotoGP ini tidak bisa serta merta kita bilang tidak ada lagi. Banyak hal yang harus kami pelajari, salah satunya ajang ini satu-satunya ada di Indonesia, NTB yang memberikan dampak luar biasa. Seluruh mata tertuju ke Mandalika,” kata dia.
Troy menjelaskan, untuk sampai pada peniadaan ajang balapan motor harus melalui beragam kajian. Mulai dari kelebihan dan kekurangan terselenggaranya ajang ini. Jika kelebihannya lebih banyak, kata Troy, untuk apa melihat kekurangan yang jadi pertimbangan meniadakan ajang balap MotoGP maupun ajang lainnya.
“Insyaallah menurut saya MotoGP pada tanggal 3-5 Oktober nanti tetap jalan. Terpenting kita semua bergotong royong, berkolaborasi,” terangnya.
Tidak itu saja, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal juga sangat mendukung terselenggaranya ajang MotoGP ini. Bahkan, gubernur meminta ada penambahan rangkaian kegiatan menuju MotoGP selama enam hari.
“Penyelenggaraan MotoGP ini tetap tiga hari, Jumat-Minggu. Nah, Pak Gubernur ini akan berkoordinasi dengan panitia untuk menjahit beberapa even sebelumnya yang berada di bawah pemprov dibikin menjadi road to-nya MotoGP, sehingga memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat NTB,” jelas Troy.
Troy belum bisa mericikan teknis lanjutan MotoGP lantaran gubernur masih fokus pada penyelenggaraan Fornas VIII. Tetapi secara garis besar, rangkaian MotoGP ini akan menghadirkan festival musik, UMKM dan sebagainya. Salah satunya menghadirkan Band Dewa dan menggelar Riders Spirit Parade di Kota Mataram.
“Kita harapkan juga apakah Marc Marquez bisa naik podium atau tidak di Sirkuit Mandalika,” kata pria asal Jakarta itu.
Terpisah, Direktur Utama MGPA Priandhi Satria menambahkan, enam hari penyelenggaraan MotoGP yang dimaksud adalah bagaimana merangkaikan event-event sebelum balapan MotoGP Mandalika. Ini diharapkan durasi wisatawan asing yang datang menjadi lebih lama.
“Jadi pemprov NTB ini berencana membuat event yang digelar hari Senin sampai Kamis, Jumat-Minggu balapannya. Sehingga wisatawan asing bisa menikmati berbagai kegiatan di NTB,” kata Andhi sapaannya.
Rangkaian MotoGP yang pasti hadir adalah Riders Spirit Parade di Kota Mataram. Beda dari sebelumnya, top pembalap MotoGP akan ikut meramaikan Riders Spririt Parade tersebut. “Sebelumnya kan hanya pembalap Moto2 dan Moto3, tappi kita sudah minta ke Dorna agar ada pembalap top MotoGP ikut di Riders Spirit ini,” tutup Andhi. (ewi/r8)
Editor : Pujo Nugroho